WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Indonesia perlu mewaspadai terjadinya perubahan konfigurasi sel-sel terorisme global. Kondisi itu terjadi sebagai dampak situasi krisis ekonomi dan geopolitik global saat ini.
Gubernur Lemhanas, Andi Widjajanto menceritakan, kekacauan kondisi ekonomi dan politik di Suriah membuat negara itu colaps. Pemerintah Suriah bahkan tak mampu menangani korban gempa bumi yang terjadi di negaranya, sehingga harus meminta bantuan ke Arab Saudi.
“Arab Saudi mau membantu, dengan catatan Suriah memutus hubungan dengan Iran. Jadi mungkin rekonsiliasi konfigurasi baru di Timur Tengah, antara Suriah, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, serta kemungkinan juga dengan Israel,” kata Andi.
Dengan situasi ini, menurut Andi, yang terjadi adalah perubahan pergerakan organisasi dan sel-sel teror. Selama ini patron pergerakan sel-sel teror ini sudah diketahui, yaitu masuk ke Irak, Libya dan Suriah.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






![Ketua Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sumatera Selatan [AP3K Sumsel], Riduan SPd Gr](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0026-225x129.jpg)

![Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam tengah menjalani perawatan dan pemulihan di RSPAD Gatot Subroto. [Foto: WiDEAZONE.com]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0038-225x129.jpg)



![Ketua Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sumatera Selatan [AP3K Sumsel], Riduan SPd Gr](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0026-129x85.jpg)






