Lemhanas: Sel Teror di Indonesia Terafiliasi Al-Qaeda dan ISIS

- Jurnalis

Kamis, 23 Februari 2023 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

“Nah dengan adanya kemungkinan terjadinya konfigurasi power baru, sel-sel terornya mencari ruang baru yang langsung ditemukan di Mali, Afrika Tengah. Begitu masuk ke Mali, kita langsung tahu transitnya di Sudan dan Yaman,” ujar kata dia.

“Nah begitu konfigurasi sel teror global di Timur Tengah berpindah, biasanya di Asia Tenggara juga ikut geser. Di Asia Tenggara itu hanya dua titik, di Filipina Selatan dan Indonesia,” jelasnya.

Perubahan konfigurasi sel teror di timur tengah ini harus dicermati. Apalagi sel teror di Indonesia biasanya terafiliasi oleh kelompok dari luar seperti Al Qaeda atau ISIS.

Baca Juga:  Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Namun, Andi tidak menjelaskan, apakah kondisi ini akan meningkatkan eskalasi teror di Indonesia. Atau justru malah akan mereduksinya.

“Tergantung dengan patronasenya ya. Karena sejak awal 2000an, kelompok teror di Indonesia itu cenderung ada afiliasi globalnya. Terutama terkait jejaring ISIS dan Al Qaeda,” ucapnya menjelaskan.

Tapi sampai saat ini, kata dia, belum ada indikasi bahwa ada patronase baru sel-sel teror yang sekarang sedang marak terjadi di Afrika tengah. Terutama di Yaman, Sudan dan Mali.

Baca Juga:  Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi--CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Meski begitu, mulai tampak pergeseran yang signifikan dari kelompok teror itu. Dari sebelumnya ada di Suriah, Irak dan Libya, sekarang bergeser masuk ke negara-negara Afrika Tengah.

“Itu yang harus kita amati lebih dalam, untuk mengetahui apakah akan ada konfigurasi baru kelompok teror global. Apakah kemudian membentuk jejaring baru antara Afrika Tengah dan Timur Tengah dengan Asia Tenggara,” pungkas dia. (JFA)

Berita Terkait

Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan
Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Tim Wasev TMMD Tiba di Palembang, Evaluasi Progres Program Kodim 0418
Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Tim Wasev TMMD Tiba di Palembang, Evaluasi Progres Program Kodim 0418

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Berita Terbaru

Mudir Pondok Ikhwan Pondok Pesantren Modern Al-Fahd, Muhammad Zakaria.

Headlines

Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:34 WIB