Laznas LMI Peringati Hari Disabilitas Dunia bersama ITMI Palembang

- Jurnalis

Senin, 16 Desember 2019 - 01:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Disabilitas Internasional selalu diperingati pada 3 Desember. Berbagai upaya untuk menyamakan hak antara menyandang disabilitas dan masyarakat umum terus disuarakan

Hari Disabilitas Internasional selalu diperingati pada 3 Desember. Berbagai upaya untuk menyamakan hak antara menyandang disabilitas dan masyarakat umum terus disuarakan

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Hari Disabilitas Internasional selalu diperingati pada 3 Desember. Berbagai upaya untuk menyamakan hak antara menyandang disabilitas dan masyarakat umum terus disuarakan.

Kini sudah ada jalur trotoar khusus bergaris kuning yang diperuntukkan bagi mereka, tetapi untuk lapangan kerja di berbagai sektor semestinya juga memberi kesempatan yang sama untuk kaum difabel.

LMI bersama Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia (ITMI) Palembang menggelar pengajian dalam rangka memperingati International Day of People with Disability, bertempat di sekretariat PD ITMI Palembang, tepatnya di Perum Griya Borang Indah blok H-6 Kecamatan Sematang Borang, Palembang, lebih dari 30 orang hadir memeriahkan kajian ini, Minggu (15/12/19).

Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang harus menempuh jarak belasan kilometer untuk hadir di tempat acara. “Sebagai tunanetra, kita jangan minder dengan (orang) yang normal. Justru sebaliknya, semangat kita harus berkali-kali lipat dibanding mereka yang dianugerahi fisik yang sempurna,” tutur Mochtar selaku PD ITMI dalam sambutannya.

Ustadz Abi Hilman dalam tausiahnya pun menyebutkan bahwa seseorang punya kedudukan yang sama di hadapan Allah, sedangkan pembedanya hanyalah keimanan dan ketakwaan. Ketua Majelis Syuro PR ITMI Palembang pun melanjutkan, sebagai umat Nabi Muhammad, kita masih bisa terus bershalawat dan mengikuti sunnahnya seperti orang lain. “Bahkan, dengan menyadari kekurangan yang kita punya, kita akan mudah bersyukur untuk hal-hal yang kecil. Tapi, apa jadinya jika kita tidak menyadari kelebihan yang Allah berikan pada kita, ” ulasnya.

“Stigma bahwa penyandang disabilitas yang dianggap aib pun membuat seseorang urung untuk mengeksplor potensinya. Padahal, masih banyak hal lain yang dapat dikembangkan meskipun seseorang memiliki kekurangan secara fisik,” tambahnya.

Acara ini diselenggarakan oleh donatur Laznas LMI Sumatera Selatan dan YBM PLN KITSBS. Selain sebagai ajang bersilaturahmi dan berbagi semangat dalam berkreativitas antar anggota, kajian ini juga dimaksudkan untuk saling mengingatkan dalam kebaikan. (Ak)

Berita Terkait

Jamaah Al Halim Doakan H Alim dan Keluarga Diberi Ketabahan: Ada Hikmah Besar
Anniversary 3 Tahun Hedon Executive Club, Berikan Sensasi Bajak Laut bagi Pengunjung
Uchin: Musik Adalah Bahasa Universal
Langkah Kongkret Ketua Terpilih KKPP Palembang
SATUPENA Umumkan Nama-nama Penerima Penghargaan Penulis 2024: Lifetime Achievement Award hingga Dermakata Award
Fariz RM Berbagi Pengetahuan Aransemen Musik dengan Pelajar SMA-SMK se-Sumsel
Festival Jazz Suara Musi 2024 Guncang Palembang
SBS-Adinata Project Gelar Musik dan Lagu Nostalgia

Berita Terkait

Selasa, 11 Maret 2025 - 16:21 WIB

Jamaah Al Halim Doakan H Alim dan Keluarga Diberi Ketabahan: Ada Hikmah Besar

Senin, 17 Februari 2025 - 18:29 WIB

Anniversary 3 Tahun Hedon Executive Club, Berikan Sensasi Bajak Laut bagi Pengunjung

Jumat, 10 Januari 2025 - 13:50 WIB

Uchin: Musik Adalah Bahasa Universal

Kamis, 26 Desember 2024 - 10:45 WIB

Langkah Kongkret Ketua Terpilih KKPP Palembang

Minggu, 8 Desember 2024 - 09:44 WIB

SATUPENA Umumkan Nama-nama Penerima Penghargaan Penulis 2024: Lifetime Achievement Award hingga Dermakata Award

Berita Terbaru