Kurang dari 15 Menit Jalan Sultan M Mansyur Tuai Atensi PJ Walikota Palembang

- Jurnalis

Senin, 25 Maret 2024 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak, Penjabat Walikota Ratu Dewa didampingi Kadis PUPR Palembang terjun langsung ke Jalan Sultan M Mansyur untuk diperbaiki dengan menurunkan alat berat, Senin 25 Maret 2024.

Tampak, Penjabat Walikota Ratu Dewa didampingi Kadis PUPR Palembang terjun langsung ke Jalan Sultan M Mansyur untuk diperbaiki dengan menurunkan alat berat, Senin 25 Maret 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG| Kurang dari 15 menit, jalan Sultan M Mansyur Kelurahan Bukit lama Kecamatan Ilir Barat I secara cepat dan tepat menuai atensi Penjabat Walikota Palembang Ratu Dewa.

Melalui koordinasi lintas perangkat daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan [Pemprov Sumsel] Jalan sepanjang 150 meter dengan kondisi tergenang air serta berbatuan koral yang berserakan segera diperbaiki. Hal ini terpantau dengan adanya alat berat yang sedang bekerja di lokasi ruas jalan.

Menurutnya aspirasi masyarakat sekitar yang melintas segera kita tindaklanjuti, jalan sepanjang 150 meter tersebut berada di kewenangan Pemprov Sumsel.

Baca Juga:  Tinggal Tahap Finishing, RTLH Ibu Sriyanti Dikebut Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang

“Alhamdulilah berkat kordinasi antar Pemkot Palembang dan Pemprov Sumsel dan kedua tim sudah turun alat berat yang akan melakukan perbaikan beserta suluran airnya dengan panjang 300 meter,” ujarnya.

“Jalan ini masih tahap proses tender,  insyaAllah jika tidak ada halangan jalan ini segera diperbaiki dengan estimasi 1-2 bulan. Untuk tahap penanggulangan awal kita lakukan perbaikan terlebih dahulu sembari proses tersebut [tender] selesai,” jelasnya.

Baca Juga:  Petani OKU Timur Diperkuat! 223 Pompa, 32 Traktor Roda Empat hingga 20 Combine Harvester Hadapi Terjangan El Nino

Jalan ini, sebut Ratu Dewa, harus dicor beton sehingga air yang tergenang mudah teraliri, tentunya pengerjaan ini sesuai spesifikasinya dari PUPR Bina Marga. Nanti setelah lebaran jalan yang mengalami kerusakan yang sudah terdata oleh Dinas PUPR kota Palembang yang menjadi prioritas untuk diperbaiki baik jalan Provinsi, Nasional, kota serta pemukiman warga.

“Dari data PUPR sisa jalan yang belum diperbaiki ada 12 persen yang akan menyusul guna perbaikan,” tutupnya. [AbV/red]

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB