PENGUSAHA yang tidak membayar pajak, sama posisinya dengan perilaku koruptor. Selain seolah tidak memiliki nilai kebangsaan, dia juga telah melecehkan prinsip nasionalismenya sebagai bangsa Indonesia.

“Saya setuju dengan pandangan yang mengatakan bahwa pengemplang pajak, statusnya sama dengan koruptor,” ujar Djoko saat dikonfirmasi Wideazone.com dan ZoomPost, Sabtu (7/11/2020).
Membayar pajak, kata Djoko, wajib dilakukan oleh warga negara. Tak seorang warga negara yang boleh bebas membayar pajak, sesuai ketentuan kepemilikan yang bersangkutan.
Menurut Djoko, pembangunan di satu negara, 94% diperoleh dari pajak. Karena itu masyarakat harus diimbau kesadaran dan tanggung jawabnya untuk membayar pajak.
Mimiyetty Layani diduga tidak membayar pajak dalam kedudukannya sebagai usahawan. Ia seorang Pengusaha Kena Pakak (PKP).
Dari informasi yang diperoleh Wideazone.com, dugaan pengemplangan pajak itu dilakukan komisaris utama PT KK sejak mendirikan perusahaan yang ia pimpin.
Dari informasi yang diperoleh wartawan media ini di lapangan, Mimiyetty Layani merupakan istri Soedomo Mergonoto pemilik usaha kopi ternama.
Atas pengemplangan pajaknya, Mimiyetty dilaporkan Lembaga Swadaya Masyarakat Team Operasional Penyelamatan Asset Negara Republik Indonesia (LSM Topan RI) ke Direktorat Jenderal Pajak RI.
LSM Topan RI telah menelusuri PT KK. Ternyata Komisaris Utama (Komut) PT KK Mimiyetty tidak mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Sementara komisaris lainnya Christeven Mergonoto (anak Mimiyetty), meski ia memilki NPWP, namun ada dugaan kuat bahwa ia tidak melaporkan pajaknya ke negara melalui kantor pajak.
Saat dikonfirmasi, Direktur Utama PT KK Ery Biyaya mengakui, komisaris utama perusahaannya, lebih dari lima tahun tidak pernah melaporkan diri sebagai PKP, terkait denhan kepemilikan mereka atas PT KK, di Cikande, Serang, Banten.
Atas pengemplangan pajak tersebut, LSM Topan RI melaporkan kedua komisaris itu ke pihak berwajib.
Sementara sebelumnya, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Wilson Lalengke, mengatakan pengusaha yang tidak membayar pajak, tidak memiliki rasa nasionalisme. “Saya sangat prihatin dengan mentalitas pengusaha seperti itu,” tandasnya.
Menurut Wilson, pengemplang pajak merupakan modus jahat yang sering dilakukan pengusaha di mana-mana. “Kita sangat prihatin dengan rendahnya moralitas oknum pengusaha seperti mereka,” kata Wilson, alumni PPRA-48 Lemhanas RI tahun 2012 tersebut.
Perilaku penggelapan pajak seperti kedua komut PT KK tersebut, kata Wilson, termasuk dalam katagori korupsi. Seperti yang tertuang dalam pasal 2: dan pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 2001 junto Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. “Penggelapan pajak tersebut dapat dijerat dengan pasal 2 dan 3 UU No. 31/1999 dan UU No. 20/2001,” tegas Wilson yang telah melatih ribuan anggota TNI, Polri dan mahasiswa.
Wilson yang mengutif pernyataan pakar hukum Firman Wijaya yang menguraikan unsur-unsur delik korupsi yang terdapat dalam pasal 2 UU PTPK tersebut.
“Berdasarkan pendapat Firman Wijaya, sudah sangat jelas bahwa pelaku penggelapan pajak adalah koruptor. Unsur-unsurnya sudah terpenuhi, yakni (1) unsur setiap orang, (2) unsur secara melawan hukum, (3) unsur perbuatan memperkaya diri sendiri dan orang lain dalam satu korporasi, serta (4), unsur merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. “Kita berharap agar petugas hukum diharpkan segera menghukum pelaku,” ujar Wilson yang jebolan Utrech University Belanda dan Linkoping University Swedia tersebut. (*)
Laporan Abror Vandozer-Rel
Editor Anto Narasoma



![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-225x129.jpg)
![Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Nurcahyo JM SH MH turun langsung mengevaluasi kinerja jajaran Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Timur [OKU Timur], Selasa 27 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0042-225x129.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-225x129.jpg)
![Kedua tersangka berinisial IS, selaku Kuasa Pengguna Anggaran [KPA]/Pejabat Pembuat Komitmen [PPK], dan D, Direktur PT Amanda Tiga Mandiri yang bertindak sebagai penyedia. Keduanya langsung ditahan di Rutan Kelas I A Pakjo Palembang selama 20 hari, terhitung sejak 27 Oktober hingga 15 November 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0032-225x129.jpg)

![Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang meraih penghargaan sebagai pemerintah daerah terbaik III dalam kategori Indeks Satu Data Indonesia [SDI] tingkat kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0017-225x129.jpg)
![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-129x85.jpg)
![Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Nurcahyo JM SH MH turun langsung mengevaluasi kinerja jajaran Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Timur [OKU Timur], Selasa 27 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0042-129x85.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-129x85.jpg)
![Kedua tersangka berinisial IS, selaku Kuasa Pengguna Anggaran [KPA]/Pejabat Pembuat Komitmen [PPK], dan D, Direktur PT Amanda Tiga Mandiri yang bertindak sebagai penyedia. Keduanya langsung ditahan di Rutan Kelas I A Pakjo Palembang selama 20 hari, terhitung sejak 27 Oktober hingga 15 November 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0032-129x85.jpg)



![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

