Kolaborasi 7 Instansi Siaga Antisipasi Gejolak Banjir, Kadis PUPR Palembang: Sangat Membantu

- Jurnalis

Minggu, 26 November 2023 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat bersama 7 Instansi [PUPR Kota Palembang, BMKG, BBWS VIII, BBPJN Sumsel, BPPW Sumsel, Dinas Sumber Daya Alam Sumsel, Kodim 0418] siaga dalam mengantisipasi gejolak banjir, di Ruang Rapat PUPR Kota Palembang, Rabu 22 November 2023.

Rapat bersama 7 Instansi [PUPR Kota Palembang, BMKG, BBWS VIII, BBPJN Sumsel, BPPW Sumsel, Dinas Sumber Daya Alam Sumsel, Kodim 0418] siaga dalam mengantisipasi gejolak banjir, di Ruang Rapat PUPR Kota Palembang, Rabu 22 November 2023.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kolaborasi 7 Instansi [PUPR Kota Palembang, BMKG, BBWSS VIII, BBPJN Sumsel, BPPW Sumsel, Dinas Sumber Daya Alam Sumsel, Kodim 0418] siaga dalam mengantisipasi gejolak banjir di Kota Palembang, mengingat puncak curah hujan dengan intensitas tinggi diprediksi terjadi pada Desember 2023 hingga Januari 2024.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang [PUPR] Kota Palembang Ir H Ahmad Bastari ST MT IPM ASEAN-Eng, mengatakan bahwa dengan curah hujan yang tinggi pada puncak musimnya, di berbagai kawasan agak rendah akan terjadi banjir.

“Saya khawatir akan terjadi banjir di berbagai tempat. Karena itu kami melakukan program kerjasama dalam kolaborasi antar instansi untuk mengatasi gejolak banjir,” ujar Bastari kepada awak media ini, Minggu 26 November 2023.

Rapat bersama 7 Instansi [PUPR Kota Palembang, BMKG, BBWS VIII, BBPJN Sumsel, BPPW Sumsel, Dinas Sumber Daya Alam Sumsel, Kodim 0418] siaga dalam mengantisipasi gejolak banjir, di Ruang Rapat PUPR Kota Palembang, Rabu 22 November 2023.
Rapat bersama 7 Instansi [PUPR Kota Palembang, BMKG, BBWS VIII, BBPJN Sumsel, BPPW Sumsel, Dinas Sumber Daya Alam Sumsel, Kodim 0418] siaga dalam mengantisipasi gejolak banjir, di Ruang Rapat PUPR Kota Palembang, Rabu 22 November 2023.
Menurut dia, kolaborasi antar instansi tersebut, dilakukan untuk meminimalisasi dampak genangan air di berbagai lokasi.

Terkait masalah banjir ini, kata Bastari, pihaknya dibantu BBWSS VIII, BBPJN Sumsel, BPPW Sumsel, Dinas Sumber Daya Alam (SDA) Sumsel, yang diperkuat dari personal Komando Distrik Militer [Kodim] 0418.

Baca Juga:  Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang Diwarnai Donor Darah

“Selain mengerahkan tenaga profesional, kami juga berusaha mengerahkan personel dan peralatan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Sedangkan dari pihak Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika [BMKG] Sumsel, kata Bastari, akan menginformasikan gejala alam, sehingga dapat diprediksi waktu terjadinya hujan dengan kepastian curah air hujan yang pasti.

Dalam kaitan itu, jelas Bastari, BMKG Sumsel segera menyampaikan informasi dini tentang prakiraan hujan, air pasang dengan frekuensi jumlah air yang dipastikan.

“Dengan informasi itu, kami segera bersiap-siaga untuk terjun ke lapangan, bersama sejumlah personal yang sudah kita siapkan,” ucapnya.

Bastari juga menjelaskan bahwa pihaknya telah membentuk grup WhatsApp terkait info dari BMKG Kota Palembang, sehingga informasi terkait perkembangan cuaca dapat segera diterima langsung. “Ini sangat membantu kami,” imbuhnya.

Bastari meminta agar masyarakat Kota Palembang dapat bekerjasama untuk memelihara kebersihan drainase, saluran air, kejernihan anak sungai dan sungai, serta kolam retensi dari timbunan sampah.

Baca Juga:  Penyaluran Sembako TMMD ke-129 Dipantau Tim Wasev, Perkuat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Program TNI

“Artinya warga tidak membuang sampah di sembarang tempat, khususnya di sungai,” kata Bastari.

Ia juga berpesan agar warga tidak membangun bangunan dengan menghambat saluran air. Sebab, dengan cara seperti itu bisa merusak sistem aliran air hujan, sehingga terjadinya banjir ketika musim hujan.

Berkenaan dengan hal tersebut, Komandan Kodim [Dandim] 0418 Kolonel CZI Arief Hidayat MHan mengatakan dalam mengantisipasi banjir di Kota Palembang, pihaknya sudah merencanakan, memetakan untuk melakukan tindakan dalam waktu dekat.

Sementara ini, ungkap Dandim Arief Hidayat, ada 8 titik yang ditayangkan [dalam pembahasan] tapi masih banyak titik yang lain [rawan genangan banjir].

Ia juga menyarankan untuk menemukan persoalannya, persoalan banjir itu apa? Kemudian soal solusi yang akan ditindaklanjuti pihaknya hingga solusi permanennya dengan melibatkan semuanya.

Laporan Anto Narasoma
Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎
200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir
Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat
PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎
70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Pimpin Lapas Martapura, Farizal Antony Diminta Lanjutkan Sinergi dan Perkuat Pembinaan Warga Binaan
SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:00 WIB

BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎

Sabtu, 5 September 2026 - 13:03 WIB

200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir

Sabtu, 5 September 2026 - 04:58 WIB

Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat

Selasa, 1 September 2026 - 17:03 WIB

PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terbaru