banner 2560x598

banner 2560x598

Ketua Dewan Hakim Paralayang PON XX Meninggal Dunia

  • Bagikan
banner 468x60

“Pertama dibawa ke RS Bhayangkara. Hanya dicek, karena gejala jantung maka langsung dirujuk ke RSUD Abepura. Di RS Abepura, dilihat kondisi jantungnya, karena ada serangan langsung dirujuk kembali ke RSUD Kota Jayapura. Di RSUD Kota Jayapura, langsung diambil tindakan Febrinolitik,” jelas Wahyu.

Wahyu jelaskan bahwa pada tanggal 5 Oktober, kondisi Wim Salim sempat normal namun keesokan harinya terjadi serangan jantung kedua. “Kesadaran sudah terlihat menurun, diambil tindakan pemasangan ventilator,” lanjut Wahyu.

Sehari berselang, kondisi tensi dan nadi normal namun satu hari berikutnya, yakni pada tanggal 8 Oktober 2021, kondisi mulai menurun hingga akhirnya Wim Salim meninggal dunia pada pukul 23:35 WIT.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *