Ketika Direksi PDAM Diduga Lakukan Bullying

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2020 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PDAM Tirta Musi, Andy Wijaya

Direktur Utama PDAM Tirta Musi, Andy Wijaya

PEJABAT merupakan sosok yang tak hanya pandai dan cerdas. Namun secara psikologis, ia memiliki kewibawaan dan kesadaran moral yang tinggi untuk mengatasi persoalan tugas dan kemanusiaan dirinya.

Ada kabar memprihatinkan yang menyeruak di kalangan wartawan. Seorang Direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang, diduga melakukan bullying terhadap wartawan yang sudah dinyatakan sembuh dari virus corona (COVID-19). Bahkan dari rumah sakit, wartawan tersebut dinyatakan negatif COVID-19.

Ketika wartawan itu kembali melaksanakan tugasnya setelah sembuh dari COVID0-19, ini sesuatu yang wajar untuk melalukan konfirnasi ke PDAM Tirta Musi, misalnya.

Baca Juga:  Anwar Sadat: Karhutla Sumsel Bukan Sekadar Bencana, Pidananya Wajib Dituntaskan!

Apabila dalam tugasnya ia (wartawan tersebut) dilecehkan atau dibullying oleh Direksi PDAM Tirta Musi, ini sesuatu yang kelewatan. Bahkan tak manusiawi.

Apalagi tindakan bullying itu diduga dilakukan orang sekelas Direksi PDAM Tirta Musi Palembang. Ini tindakan yang sangat tidak pantas.

Terutama, apabila di institusinya riuh dilanda ketakutan karena kehadiran wartawan tersebut, direksi itu harus mampu meredamnya. Bahkan ia juga harus bisa menentramkan suasana psikologis bawahannya.

Bukan justru membullying sang wartawan ketika datang untuk mengonfirmasi persoalan. Ini perlakuan tidak pantas yang diduga dilakukan direksi tersebut

Baca Juga:  Hadapi Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang, Ratu Dewa Instruksikan OPD Pemkot Palembang Siaga

Dari kejadian itu, hampir semua wartawan di Sumatera Selatan tersinggung dengan sikap bullying sang direksi.

Terkait soal pelecehan terhadap wartawan tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang harus menyikapi persoalannya.

Paling tidak seara arif dan bijak, direksi tersebut harus meminta maap ke pada dunia pers di Sumsel karena sikap yang tak terpuji itu.

Bahkan meminta maap ke pada wartawan yang diduga dibullying sang direksi. Ini persoalan prinsip yang harus diselesaikan secara bijak. (*)

Berita Terkait

Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!
HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal
Hadapi Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang, Ratu Dewa Instruksikan OPD Pemkot Palembang Siaga
Kado HUT Listrik ke-81, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Pasok 15 MMSCFD
PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎
Wali Kota Palembang Rombak Jajaran Pejabat Tinggi hingga Fungsional, Ratu Dewa: Jangan Kerja untuk Citra Diri!
Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Joncik Muhammad Lontarkan Pesan Menohok
Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:16 WIB

Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!

Senin, 2 November 2026 - 12:56 WIB

HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal

Senin, 2 November 2026 - 12:30 WIB

Hadapi Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang, Ratu Dewa Instruksikan OPD Pemkot Palembang Siaga

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Kado HUT Listrik ke-81, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Pasok 15 MMSCFD

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎

Berita Terbaru