Kesal Tak Diberi Uang, Anak Bunuh Ayah

- Jurnalis

Jumat, 11 Maret 2022 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Simpang Empat akhirnya berhasil mengamankan pelaku pembunuhan sadis terhadap ayah tirinya sendiri

Polsek Simpang Empat akhirnya berhasil mengamankan pelaku pembunuhan sadis terhadap ayah tirinya sendiri

WIDEAZONE.com, ASAHAN | Polsek Simpang Empat akhirnya berhasil mengamankan pelaku pembunuhan sadis terhadap ayah tirinya sendiri.

Diketahui motif pembunuhan tersebut terjadi lantaran kesal tak diberi uang.

Korban merupakan warga Dusun II, Desa Air Teluk Kiri, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan bernama Suparman [65].

“Pelaku bernama Bukhori Muslim Siagian [32] warga Dusun II, Desa Air Teluk Kiri, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan,” ungkap Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira dalam keterangan tertulisnya, Kamis [10/3/2022].

Dikatakan Kapolres Asahan, peristiwa itu terjadi pada Rabu 9 Maret 2022 sekira pukul 19:30 WIB di Dusun II, Desa Air Teluk Kiri, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan.

Baca Juga:  FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎

“Di mana pelaku Bukhori melakukan pembunuhan dengan cara memukul bagian kepala korban berulang kali dengan menggunakan satu bilah potongan kayu broti, yang mengakibatkan korban Suparman meninggal dunia,” ujarnya.

Kapolsek Simpang Empat AKP Cahyandi yang mendapat laporan tersebut langsung berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Rahmadani untuk melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara [TKP].

“Setelah dilakukan pencarian sekitar 1 jam lebih, tim gabungan dari Polres Asahan dan Polsek Simpang Empat dibawah pimpinan Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Rahmadani SH MH dan Kapolsek Simpang Empat AKP Cahyandi SH berhasil menangkap terduga pelaku Bukhori Muslim Siagian yang bersembunyi di kebun ubi milik warga,” jelas AKBP Putu Yudha.

Baca Juga:  SPH Lain Terbit di Lahan 15.000 Meter Persegi Milik Indrawansyah, Kades Ulak Pandan Lahat Digugat ke PTUN Palembang

Petugas pun kemudian melakukan pencarian terhadap alat yang digunakan oleh pelaku untuk menghabisi nyawa ayah tirinya tersebut, berupa potongan kayu broti sekitar pukul 22:00 WIB.

“Untuk barang bukti kayu broti diamankan petugas dari dalam semak-semak, setelah sebelumnya dibuang oleh terduga pelaku,” pungkasnya. [Wahyu]

Berita Terkait

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak
Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:34 WIB

Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Berita Terbaru