Ketua PGRI Sumsel: Jangan Ada Paksaan, Diskusikan!!
Di sisi lain, Ketua PGRI Sumsel, H Ahmad Zulinto SPd MM berharap apabila terdapat kebijakan kebijakan dalam penarikan dana [uang] ke pada setiap Kepsek harus penuh pertimbangan yang matang.
Zulunto menuturkan kalo memang HUT Guru tidak dianggarkan dan memang tidak ada keharusan untuk memakai baju atau pun kaos, saya rasa tidak perlu. Kecuali ada anggaran, tidak usah ada euforia menyikapinya. Sebaiknya selesaikan saja.
Aspirasi kepsek kita tampung, berkali kali HUT PGRI/Guru tidak harus mewajibkan hal seperti itu, kalo kepsek secara individu ingin merayakan HUT tersebut silakan jangan sampai ada paksaan. Jangan dibebankan! .
“Jika adanya pembebanan terhadap individu kepsek tentunya itu tidak boleh,” ujarnya.
Menurut keterangan Kepsek tersebut, kata Eks Kadisdik Palembang ini, persoalan spanduk pasca HUT Guru harus diambil seandainya tak diambil dimasukan catatan, hal ini tentu tidak dibenarkan. Itu bukan bentuk keharusan.
Dalam pembicaraan dengan Kadisdik, sambung Zulinto, sebenarnya beliau [Kadisdik] tidak mengetahui permasalahan tersebut. Jadi, Mudah-mudahan ke depan tidak terulang lagi.
Dirinya mengimbau semua yang harus dilakukan harusnya didiskusikan terlebih dahulu, tidak ada saling paksa, namun harus bijak. “Bila hal tersebut tidak wajar jangan dilakukan. Kepsek juga harus berani berbicara ketika tidak sanggup dengan kebijakan itu,” imbaunya.
Laporan Abror Vandozer



















