Kepala BBWSS VIII: 50 Persen Sampah Sungai Musi Berasal dari Limbah Rumah Tangga

- Jurnalis

Kamis, 1 Juli 2021 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) VIII Birendrajana

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) VIII Birendrajana

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Sampah yang terdapat di Sungai Musi, sekitar 50 persen lebih berasal dari sampah limbah rumah tangga.

Hal itu diungkapkan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) VIII Birendrajana, Kamis (1/7/21).

“Dimana sampah tersebut berasal dari sub-daerah aliran sungai (Subdas) 21 anak Sungai Musi yang berasa di wilayah Palembang dan sekitarnya. Untuk detil jumlah sampah perhari kita tidak tahu berapa, yang jelas limbah rumah tangga ini sumbernya dari subdas anak Sungai Musi,” katanya.

Tak hanya limbah rumah tangga, jelas Biren, banyaknya sampah di Sungai Musi juga berkat sumbangsih tanaman air eceng gondok yang mengalir dari Hulu Sungai Musi.

Baca Juga:  Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas

Ia mengklaim, sampah-sampah yang berserakan di sepanjang Sungai Musi kerap kali dibersihkan BBWSS VIII menggunakan kapal khusus pengangkut sampah.

Namun demikian, sampah-sampah tersebut selalu kembali mengalir di Sungai Musi. “Kita selalu rutin lakukan pembersihan menggunakan kapal penangkap eceng gondok. Kami imbau masyarakat agar bekerjasama menjaga kebersihan, karena Sungai Musi ini merupakan sumber air kita,” jelasnya.

Pantauan di lapangan, Kamis (1/7/2021) terlihat sampah mengalir di Sungai Musi. Tak hanya sampah eceng gondok, sampah limbah dari rumah tangga juga mengalir dari hulu ke hilir.

Sampah-sampah tersebut mengalir di sisi kanan maupun kiri Sungai Musi. Meski tak mengganggu transportasi sungai yang melintas, namun sampah tersebut merusak keindahan dan keelokan Sungai Musi.

Baca Juga:  Penutupan TMMD ke-129 Dihadiri Pramuka Binaan Kodim 0418/Palembang

Kepala DLHK Palembang, Alex Fernandus, menerangkan dengan dengan jumlah tonase sampah sebanyak 1.200 ton perhari, rata-rata setiap penduduk Palembang menghasilkan 0,7 kilogram sampah setiap harinya.

Dengan mengangkut sampah perhari mencapai 1.200 ton, Alex mengaku perlu dilakukan tambahan banyak armada untuk mengakomodir sampah tersebut.

Untuk mengantisipasi penumpukan sampah di kota pempek, Alex mengaku paling tidak sekitar 240 unit armada truk sampah. “Saat ini kami hanya ada armada 121 unit. Meski sudah ada setengah dari yang dibutuhkan, namun 60 persen armada itu sudah tidak layak,” tegasnya saat dikonfirmasi. (Abror Vandozer)

Berita Terkait

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang
Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIB

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIB

1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang

Berita Terbaru