Kapolda Sumsel: Jangan Buka Lahan Sembarangan

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2020 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat memasuki gapura utama Kampung Tangkal Covid-19 Desa Sedyo, Kapolda Sumsel bersama FKPD OKI langsung disambut tim gugus tugas penanganan Covid-19 dengan mengikuti protokol kesehatan yang ada di Kampung Tangkal Desa Sedyo Mulyo OKI.

Saat memasuki gapura utama Kampung Tangkal Covid-19 Desa Sedyo, Kapolda Sumsel bersama FKPD OKI langsung disambut tim gugus tugas penanganan Covid-19 dengan mengikuti protokol kesehatan yang ada di Kampung Tangkal Desa Sedyo Mulyo OKI.

WIDEAZONE.COM, OKI — Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM didampingi Bupati OKI H Iskandar SE melakukan peninjauan Kampung Tangkal Covid-19 (KTC-19) Desa Sedyo Mulyo kecamatan Mesuji Raya kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumsel, Minggu (14/6).

Saat memasuki gapura utama Kampung Tangkal Covid-19 Desa Sedyo, Kapolda Sumsel bersama FKPD OKI langsung disambut tim gugus tugas penanganan Covid-19 dengan mengikuti protokol kesehatan yang ada di Kampung Tangkal Desa Sedyo Mulyo OKI.

Di antaranya pemeriksaan suhu tubuh dengan menggunakan thermogun, penyemprotan disinfektan dan juga mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir, ini merupakan prosedur yang harus dilaksanakan kepada setiap pengunjung maupun masyarakat yang memasuki Kampung Tangkal Covid-19 Sedyo Mulyo dalam mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi Sumsel khususnya Kabupaten OKI.

Kedatangan Kapolda Sumsel disambut baik warga Desa Sedyo Mulyo OKI, Kapolda juga berkesempatan meninjau kegiatan yang dilakukan relawan karhutla yang selalu siaga dan waspada terhadap bahaya kebakaran.

Kapolda juga berkesempatan meninjau kegiatan yang dilakukan relawan karhutla yang selalu siaga dan waspada terhadap bahaya kebakaran.
Kapolda juga berkesempatan meninjau kegiatan yang dilakukan relawan karhutla yang selalu siaga dan waspada terhadap bahaya kebakaran.

Disela-sela perjalanan, Kapolda Sumsel juga memberikan bantuan sosial kepada warga yang terdampak Covid-19, bakti sosial ke Pondok Pesantren putra putri Raudhatul Quran Sedyo Mulyo Mesuji Raya OKI, peninjauan kegiatan bimbingan belajar yang didampingi Bhabinkamtibmas, penanaman bibit sayuran dalam rangka ketahanan pangan, peninjauan kegiatan masyarakat di Pusat Layanan Terpadu Desa Sedyo Mulyo dan donor darah dalam rangka bhakti sosial memperingati Hari Bhayangkara Ke-74 diwilayah Polda Sumsel.

Baca Juga:  Menko Polkam Warning Perusahaan Nakal "Karhutla": Tindak Tegas, Aparat Jangan Lunak!

Kapolda mengatakan, kegiatan ini dalam rangka membangun ketahanan masyarakat desa, terutama dalam konteks menangani Covid 19. Selain itu kita menambahkan satu kegiatan dalam rangka menangani serta mencegah terjadinya karhutla, dimana kita ketahui OKI termasuk daerah dari sepuluh daerah yang tahun lalu banyak terjadi karhutlanya tahun lalu.

“Karena itu, ini merupakan strategi kita dari sekarang, dengan terus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah dan menanggulangi terjadinya karhutla. Kegiatan ini juga menjadi salah satu strategi kita dalam mencegah karhutla dan juga preemtif membagun ketahanan pangan masyarakat itu sendiri, dibantu oleh stake holder yang berkolaborasi dengan TNI Polri dan Pemda untuk saling menjaga menanggulangi terjadinya karhutla dan walaupun ada karhutlah kita berharap lebih sedikit dari tahun lalu,” ujarnya.

“Selain itu kita juga membentuk masyarakat cinta lingkungan yang sudah ada, juga kita akan lebih kuatkan mengeluarkan maklumat Kapolda tentang karhutla. Walaupun nantinya terpaksa ada tindakan represif, itu upaya terakhir apabila masih ada orang yang tidak menaati peraturan tersebut,” tegasnya.

Baca Juga:  Andreas Sentil Kapolda Baru: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Mahasiswa dan Wartawan, Jangan Tebang Pilih!

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat apabila hendak membuka lahan di musim panas agar tidak dilakukan sembarang, lakukan kordinasi dengan kepala desa dan unsur pemerintah setempat.

“Hutan ini bukan hanya untuk generasi kita, tetapi juga untuk kehidupan anak cucu kita,” imbaunya.

Ditambahkannya, peran warga masyarakat sangat penting dan sudah sangat banyak berperan dalam mencegah karhutla.

“Hanya saja kita harus tetap bersama sama dengan stake holder untuk membina, mengedukasi masyarakat dalam menanggulangi terjadinya karhutlah,” tutupnya.

Saat dilokasi peninjauan, tampak hadir Wakil Bupati OKI Jakfar Shodiq, Karo SDM Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra SIK MSi, Dirlantas Kombes Pol Drs Juni SH MH, Dirbinmas Kombes Pol Heru Trisasono SIK MSi, Kabiddokkes Kombes Pol dr Syamsul Bahar MKes.

Kabidkeu Kombes Pol Heni Kresnowati SP MSi, Kabidhumas Kombes Pol Drs Supriadi MM, Kapolres OKI AKBP Alamsyah Peluppesy SH SIK MSi, Kepala BNNK OKI AKBP Agung Sugiono SH, Dandim 0402/OKI-OI Letkol CZI Zamroni, SSos dan pamong desa setempat. (Ril Humas Polda Sumsel/Abror Vamdozer)

Berita Terkait

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis
Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:38 WIB

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Berita Terbaru