Jubir Kemenkes: Vaksin Booster Kedua Belum Diwajibkan

- Jurnalis

Kamis, 9 Februari 2023 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril

Juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril

WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril menyatakan, vaksin Covid-19 booster kedua atau dosis keempat belum diwajibkan. Kemenkes hanya mendorong dan menganjurkan masyarakat untuk melengkapi dosis dalam rangka peningkatan antibodi.

“Tidak (wajib, red), jadi ini anjuran atau rekomendasi. Kita belum berpikir untuk menjadikan suatu persyaratan wajib,” kata Syahril dalam acara dialog media dengan tema “Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak Muncul Lagi” di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (9/2/2023).

Baca Juga:  Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Syahril mengatakan, vaksinasi menjadi strategi pemerintah untuk mengawal penanganan Covid-19. Menurutnya, vaksin menjadi parameter untuk meningkatkan kekebalan tubuh (antibodi) masyarakat sehingga sangat berpengaruh.

Baca Juga:  Ketua PMI Palembang Ajak Warga Jadikan Donor Darah Gaya Hidup Sehat, Bukan Sekadar Aksi Sosial

“Vaksin ini salah satu strategi untuk mengawal kita dari pandemi menjadi endemi. Jadi harus dikawal, ini belum finish nih,” ucapnya.

Berita Terkait

Ketua PMI Palembang Ajak Warga Jadikan Donor Darah Gaya Hidup Sehat, Bukan Sekadar Aksi Sosial
Baru 37,78 Persen Pekerja Palembang Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Ratu Dewa Minta Perusahaan Lebih Patuh
Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Joncik Muhammad Lontarkan Pesan Menohok
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:27 WIB

Baru 37,78 Persen Pekerja Palembang Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Ratu Dewa Minta Perusahaan Lebih Patuh

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Joncik Muhammad Lontarkan Pesan Menohok

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Berita Terbaru