WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril menyatakan, vaksin Covid-19 booster kedua atau dosis keempat belum diwajibkan. Kemenkes hanya mendorong dan menganjurkan masyarakat untuk melengkapi dosis dalam rangka peningkatan antibodi.
“Tidak (wajib, red), jadi ini anjuran atau rekomendasi. Kita belum berpikir untuk menjadikan suatu persyaratan wajib,” kata Syahril dalam acara dialog media dengan tema “Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak Muncul Lagi” di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (9/2/2023).
Syahril mengatakan, vaksinasi menjadi strategi pemerintah untuk mengawal penanganan Covid-19. Menurutnya, vaksin menjadi parameter untuk meningkatkan kekebalan tubuh (antibodi) masyarakat sehingga sangat berpengaruh.
“Vaksin ini salah satu strategi untuk mengawal kita dari pandemi menjadi endemi. Jadi harus dikawal, ini belum finish nih,” ucapnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)





![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-129x85.jpg)



![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

