Jangan Suka Dengki

- Jurnalis

Jumat, 4 Oktober 2019 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

TERKADANG, memahami satu masalah seringkali terjadi beda pendapat. Sebab masing-masing kita memandang dari satu sisi yang tidak melihat ke sisi lainnya.

Lalu muncul pertanyaan, apakah pandangan orang itu keliru dari yang ia pahami? Tidak juga. Apa yang diungkapnya itu sesuai yang ia ketahui dari satu sisi.

Sedangkan masih ada sisi lain yang bisa melengkapi pandangannya. Karena itu ada yang berpendapat untuk melengkapi pendapat kita, buang jauh-jauh rasa benci dan marah.

Dari sisi inilah syetan selalu membisik-bisikkan sesuatu ke sanubari  agar kita mengatakan orang yang melengkapi kebenaran kita itu adalah satu kedengkian.

Baca Juga:  Hak Imun Seorang Advokat

Padahal orang tersebut ada niat sedikit pun untuk menjatuhkan kita. Yang ada di dalam hasratnya hanya melengkapi kebenaran dirinya.

Jika pendapat saya yang benar itu dilengkapi orang lain agar menjadi lebih benar, saya akan berterima kasih. Bahkan aku juga berusaha lebih banyak belajar. Karena pada hakikatnya kita ini selalu berada pada posisi tak tahu.

Sebagai manusia, saya mengetahui pada satu titik, tapi tidak tahu di sisi-sisi lainnya. Karena itu tidak berhenti untuk selalu belajar dan menerima masukan dari orang lain. Sebab bagi saya hanya ajal yang membatasi saya untuk terus belajar.

Baca Juga:  Pembongkaran Ruko di Demang Lebar Daun Picu Konflik Hukum

Karena itu ketika ada yang mengatakan ketika saya melengkapi kebenaran orang,  saya itu iri, dengki dan bertujuan untuk menjatuhkan orang, saya kembalikan ke pada Sang Pemberihidup, Allah SWT.

Sebab niat saya melengkapi kebenaran orang lain itu tujuannya agar kita menjadi cerdas menatap kehidupan ini. Amin Allahumma amin.

Berita Terkait

Lagi! Sumur Minyak Ilegal Membara, Dugaan Skandal di Balik Lahan PT Hindoli?
Pembongkaran Ruko di Demang Lebar Daun Picu Konflik Hukum
Tertibkan Bangunan Liar: Dilema Perizinan di Kota Palembang
Hak Imun Seorang Advokat
Dari Bencana ke Bencana
Kerusakan Ekosistem Karena Ulah Manusia
BENCANA DATANG, BRAK, HARTA DAN NYAWA PUN TERTIMBUN LUMPUR !
Kala Salah Dianggap Wajar: Maladministrasi Jadi Budaya

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 16:56 WIB

Lagi! Sumur Minyak Ilegal Membara, Dugaan Skandal di Balik Lahan PT Hindoli?

Kamis, 2 April 2026 - 20:31 WIB

Pembongkaran Ruko di Demang Lebar Daun Picu Konflik Hukum

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:49 WIB

Tertibkan Bangunan Liar: Dilema Perizinan di Kota Palembang

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:54 WIB

Hak Imun Seorang Advokat

Minggu, 4 Januari 2026 - 22:37 WIB

Dari Bencana ke Bencana

Berita Terbaru

DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.

Headlines

Muscab PKB Sumsel Dijadwalkan 18 April: 90 Persen Siap

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:13 WIB