Irup Hardiknas, Sekda Sumsel Edward Candra Bacakan Amanat Tertulis Mandikdasmen RI

- Jurnalis

Jumat, 2 Mei 2025 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan [Sekda Sumsel] Drs H Edward Candra MH, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional [Hardiknas] Tahun 2025, bertempat di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Jumat 2 Mei 2025  pagi.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan [Sekda Sumsel] Drs H Edward Candra MH, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional [Hardiknas] Tahun 2025, bertempat di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Jumat 2 Mei 2025  pagi.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan [Sekda Sumsel] Drs H Edward Candra MH, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional [Hardiknas] Tahun 2025, bertempat di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Jumat 2 Mei 2025  pagi.

Upacara Hardiknas tahun 2025 yang mengusung tema “Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” tersebut diikuti oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah [Forkopimda)], para Kepala Organisasi Perangkat Daerah [OPD] di lingkungan Pemprov Sumsel, Guru, siswa dan Mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi [PT] di Sumsel.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia [Mandikdasmen], Prof Abdul Mu’ti MEd dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Edward Candra menekankan peringatan Hardiknas bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat dedikasi, komitmen, dan semangat dalam memenuhi amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui layanan pendidikan yang bermutu dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar [UUD]1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional 20/2003 menjamin hak setiap warga negara untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu tanpa diskriminasi.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

“Pendidikan hakikatnya adalah proses membangun kepribadian, akhlak mulia, dan peradaban bangsa, serta menjadi sarana mobilitas sosial politik, ” ucap Sekda.

Menurut Mandikdasmen, komitmen Presiden Prabowo yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas dalam Asta Cita keempat, dengan tekad membangun sumber daya manusia yang kuat, memutus mata rantai kemiskinan, dan memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana prasarana, pembelajaran digital, serta peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru. Oleh karena itu, Guru diharapkan tidak hanya menjadi fasilitator tetapi juga mentor, konselor, dan orang tua bagi murid.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

“Untuk mewujudkan pendidikan bermutu, dibutuhkan kerja sama dari seluruh pihak, termasuk pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa, ” jenisnya.

Untuk diketahui, sejak Oktober 2024, Mandikdasmen telah mengambil langkah nyata dalam membangun layanan pendidikan yang bermutu, meliputi perbaikan tata kelola guru, penerapan Pembelajaran Mendalam (deep learning), Tes Kemampuan Akademik (TKA), pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI), serta pembentukan karakter melalui kebijakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yaitu : (1) Bangun Pagi, (2) Beribadah, (3) Berolahraga, (4) Makan Sehat dan Bergizi, (5) Gemar Belajar, (6) Bermasyarakat, (7) Tidur Cepat. [AbV/red]

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru