banner 1105x262
banner 2560x598

banner 2560x598

banner 2560x598

“Investasi Bodong” Selebgram Palembang Diciduk Polisi

Gelar Perkara: Selebgram Palembang diciduk Kepolisian Sektor Ilir Barat [IB I] atas kasus tindak pidana penipuan investasi butik dan arisan bodong.
Gelar Perkara: Selebgram Palembang diciduk Kepolisian Sektor Ilir Barat [IB I] atas kasus tindak pidana penipuan investasi butik dan arisan bodong.
banner 468x60

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Selebgram Palembang diciduk Kepolisian Sektor Ilir Barat [IB I] atas kasus tindak pidana penipuan investasi butik dan arisan bodong.

Penangkapan tersangka didasari dengan laporan nomor STPL/564-B1/Iz/2021/IB.I/Restabes/Polda Sunsel. Polsek IB I pun bergerak cepat meringkus pelaku Alnaura Karima Pramseti.

Kasus viral tersebut menyeret sang Seleb dengan akun instagram @alnaurakp ke jeruji besi dan telah ditetapkan sebagai tersangka pada Sabtu [15/1/2022] malam.

Kapolsek Ilir Barat (IB) I Kompol Roy Tambunan menyatakan, selebgram bernama Alnaura ditetapkan tersangka sejak hari ini.

“Kami nyatakan ini pidana dan terlapor kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Kompol Roy dalam keterangan persnya, saat gelar perkara di halaman Mapolsek IB I, dikutip pada Minggu [16/1/2022].

Awalnya, tutur Kapolsek IB 1, pihaknya mendapatkan laporan korban berinisial CG dengan motif investasi bodong. Selanjutnya terlapor dipanggil sebagai saksi untuk dimintai keterangan.

“Setelah kita lakukan gelar perkara sebanyak dua kali. Ternyata ada juga korbannya telah melaporkan ke Polda kita juga panggil untuk meminta keterangan sebagai saksi. Berdasarkan itu, hari ini kita naikan saksi terlapor menjadi tersangka,” jelasnya.

Disinggung terkait banyaknya korban melaporkan selebgram, bahkan ada korban dengan penipuan arisan online, Roy Tambunan menyebutkan akan dipusatkan menjadi satu rangkuman.

“Untuk laporan lain, akan kita rangkumkan sebagai rentetan kasus. Tetapi ke depannya apakah kasus tetap ditangani Polsek IB I atau dilimpahkan ke Polda Sumsel tergantung instruksi pimpinan,” tegasnya

“Tersangka akan kita jerat dengan pasal 372 KHUP dan ancaman hukuman maksimal 4 tahun kurungan penjara,” tambahnya.

Sementara, tersangka Selebgram dengan nama lengkap Alnaura berdalih tidak melakukan penipuan investasi. Dia berkilah para membernya yang menolak kalau uang mereka dibayar secara cicil.

“Saya baru pulang dari Turki itu mencari uang. Member saya menolak dibayar di cicil bukan saya menipu,” jelasnya.

Diakuinya dia memiliki 50 member investasi online dan 100 member arisan online. Bahkan membernya disebutkan ada di Bali dan kota kota besar lainnya di Indonesia.

“Kalau arisan tinggal beberapa orang saja, semua sudah hampir selesai. Karena mereka mau dicicil,” ucapnya

Terpisah, salah satu korban Mareta menjelaskan, dia tertipu investasi dengan menyetor uang Rp100 juta. Pelaku mengiming-imingkan perbulan mendapat keuntungan 10 persen. Selanjutnya dana 100 juta akan dikembalikan secara utuh.

“Tetapi uang saya sudah hilang perbulan tidak dapat apa-apa. Kalau saya sudah buat laporan di Polda. Sengaja kesini untuk melihat pelaku,” ucapnya

Sedangkan kuasa hukum korban CG yang melaporkan selebgram ke Polsek IB I Septalia Furwani SH MH angkat bicara. Pihaknya membantah semua komentar terlapor.

“Kami menilai yang dibicarakan mencari uang ke Turki itu bohong. Buktinya saja terlapor itu selalu kabur dan susah untuk ditemui. Bahkan kita sudah lakukan upaya secara baik-baik saja selalu gagal,” jelasnya.

Laporan Suherman | Editor Abror Vandozer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.