PLN UID S2JB Sabet Platinum Nusantara CSR Awards 2026, Electrifying Agriculture Dongkrak Ekonomi Petani

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLN UID S2JB Sabet Platinum Nusantara CSR Awards 2026, Electrifying Agriculture Dongkrak Ekonomi Petani

PLN UID S2JB Sabet Platinum Nusantara CSR Awards 2026, Electrifying Agriculture Dongkrak Ekonomi Petani

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Komitmen PT PLN [Persero] Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu [UID S2JB] dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat kembali menuai pengakuan nasional.

Melalui program Electrifying Agriculture untuk Pangan Mandiri dan Berkelanjutan, PLN UID S2JB menyabet Nusantara CSR Awards 2026 dengan skor tinggi 95,05 dan predikat Platinum Alignment pada kategori Ketahanan Ekonomi Masyarakat & Rantai Nilai.

Penghargaan diberikan setelah melalui penilaian berbasis ESG Rating dan Corporate Economic Protection Index [CEPI]. Program ini bahkan masuk sebagai CEPI Champion Candidate, dengan rasio perlindungan ekonomi signifikan: setiap Rp1 investasi mampu menjaga sekitar Rp3,50 nilai ekonomi masyarakat dari risiko.

Ketua La Tofi School of Social Responsibility, La Tofi, menegaskan bahwa penghargaan diberikan kepada program yang menunjukkan keselarasan nyata antara strategi bisnis dan dampak sosial.

Baca Juga:  PLN UID S2JB Gelar Bukber dengan Forum Wartawan Peduli Energi

“Program Electrifying Agriculture menunjukkan keterkaitan kuat antara kepentingan perusahaan dan perlindungan ekonomi masyarakat. Ini contoh konkret CSR yang tidak sekadar simbolik,” ujarnya.

General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menilai penghargaan ini mempertegas peran listrik sebagai pengungkit sektor produktif, khususnya pertanian.

“Program ini tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah,” kata Adhi.

Implementasi program dilakukan di kawasan persawahan Talang Semut, Kabupaten Seluma, Bengkulu. Sistem irigasi berbasis listrik yang dibangun mampu mengairi sekitar 180 hektare sawah dan menjangkau 1.500 kepala keluarga di empat desa.

Dampaknya terukur. Kelompok Tani Karya Mukti mencatat peningkatan frekuensi panen dari dua menjadi tiga kali per tahun. Produksi padi naik dari 88 ton menjadi 110 ton per tahun, sementara biaya operasional turun drastis hingga 70 persen—dari Rp54 juta menjadi Rp17 juta per tahun.

Baca Juga:  Kemnaker Tindak 12 Perusahaan Pelanggar TKA, Denda Rp4,48 Miliar

Kenaikan produktivitas tersebut turut mendongkrak pendapatan petani dari Rp616 juta menjadi Rp807 juta per tahun.

Tak hanya itu, program ini mencatat Social Return on Investment [SROI] sebesar 29,55, yang berarti setiap Rp1 investasi menghasilkan manfaat sosial dan ekonomi hingga Rp29,55.

Dengan capaian tersebut, PLN UID S2JB menegaskan akan memperluas program berbasis elektrifikasi untuk sektor produktif.

Langkah ini diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mengoptimalkan peran energi listrik sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

PLN UP3 Palembang Pasang 200 kWh Meter di Gardu Tegangan Ujung
Undian Tabungan Pesirah BSB Bikin Antusias Warga Pagaralam Meledak
Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan
Sumsel Darurat Pelanggaran Pemilu, DKPP Gandeng Unsri: Evaluasi Tak Bisa Ditunda
Bupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur dalam Haru
PLN UP3 Palembang Uji Kualitas AVR di Pabrikan
Pertaminan EP Zona 4 Torehkan Prestasi Gemilang
Muscab PKB Sumsel Rampung, Puluhan Nama Calon Ketua DPC Masuk Meja DPP

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 08:16 WIB

PLN UP3 Palembang Pasang 200 kWh Meter di Gardu Tegangan Ujung

Rabu, 22 April 2026 - 07:52 WIB

Undian Tabungan Pesirah BSB Bikin Antusias Warga Pagaralam Meledak

Rabu, 22 April 2026 - 05:56 WIB

Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan

Selasa, 21 April 2026 - 18:58 WIB

Sumsel Darurat Pelanggaran Pemilu, DKPP Gandeng Unsri: Evaluasi Tak Bisa Ditunda

Selasa, 21 April 2026 - 11:58 WIB

Bupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur dalam Haru

Berita Terbaru