Inflasi Palembang Maret 2026 Turun ke 3,10 Persen, Wali Kota Ratu Dewa Tekankan Strategi 4K

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Palembang Ratu Dewa

Wali Kota Palembang Ratu Dewa

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pemerintah Kota Palembang resmi merilis data perkembangan Indeks Harga Konsumen [IHK] untuk periode Maret 2026.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor BPS Kota Palembang pada Rabu. 1 April 2026, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, melalui Asisten II Setda Isnaini Madani, memaparkan kondisi stabilitas ekonomi terkini di wilayahnya.

Berdasarkan data yang dirilis, inflasi year-on-year [yoy] Kota Palembang pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,10 persen.

Angka ini menunjukkan penurunan yang signifikan dibandingkan bulan Februari 2026 yang sempat menyentuh 4,37 persen. Penurunan ini salah satunya dipicu oleh melandainya harga emas.

Meski mengalami penurunan, Pemkot Palembang mencatat bahwa angka tersebut masih sedikit melebihi sasaran target inflasi nasional yang berada di rentang 2,5 \pm 1 persen.

Baca Juga:  DPRD Palembang Bilang PT Green SM "Ngampuk" Jangan Seenaknya Meski Punya "Orang Kuat"

Isnaini Madani mengatakan secara month-to-month (mtm), terdapat beberapa komoditas utama yang memberikan andil terhadap inflasi di bulan Maret, antara lain daging ayam ras (0,043 persen), Bensin (0,039 persen), Angkutan antar kota (0,036 persen), Telur ayam ras (0,025 persen).

Peningkatan harga pangan seperti daging dan telur ayam dipicu oleh tingginya permintaan menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Besar Keagamaan Nasional. Selain itu, kenaikan harga minyak mentah dunia juga menyebabkan penyesuaian harga BBM non-subsidi, di mana Solar naik sebesar Rp1.000 dan Bensin naik Rp350.

Baca Juga:  Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Guna menekan laju inflasi agar tetap terkendali, Pemerintah Kota Palembang konsisten menerapkan Strategi 4K.

“Melalui kerja sama antar daerah dan penambahan cadangan pangan, dan menggelar operasi pasar murah di berbagai kecamatan dan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying,”ujar Isnaini.

Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPS Kota Palembang dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah [TPID] atas sinergi yang terjalin.

Isnaini berharap kolaborasi berbasis data ini terus diperkuat demi mewujudkan Palembang yang sejahtera dan tangguh secara ekonomi.

Berita Terkait

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎
40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu
Ratu Dewa Soroti 114 Anak Sungai Palembang, Camat dan Lurah Diminta Telusuri Sejarahnya
Pemkot Palembang-TNI AU Sepakati Pemanfaatan Lahan 6,9 Hektare untuk Sekolah Rakyat
ASN Pemkot Palembang Galang 22 Ton Beras, Wujud Kepedulian bagi Warga Terdampak Kabut Asap

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:14 WIB

40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu

Berita Terbaru