Herman Deru Sebut Sumsel Masuk 19 Provinsi Turunkan Grafik Kasus COVID-19

- Jurnalis

Senin, 17 Mei 2021 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Herman Deru Sebut Sumsel Masuk 19 Provinsi Turunkan Grafik Kasus COVID-19

Herman Deru Sebut Sumsel Masuk 19 Provinsi Turunkan Grafik Kasus COVID-19

“Kita menargetkan pada kuartal kedua, ekonomi naik sebanyak 7 persen. Namun tetap hati-hati, perhatikan perkembangan kasus COVID-19, jangan sampai abai kesehatan demi mencapai target peningkatan ekonomi,” tegasnya. 

Herman Deru Sebut Sumsel Masuk 19 Provinsi Turunkan Grafik Kasus COVID-19
Herman Deru Sebut Sumsel Masuk 19 Provinsi Turunkan Grafik Kasus COVID-19

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengaku sangat bangga dan mengucapkan terima kasih kepada bupati/walikota di Sumsel karena telah bekerja dengan baik untuk menurunkan grafik kasus COVID-19. 

“Saya ucapkan terima kasih. Sumsel masuk 19 provinsi yang berhasil menurunkan grafik COVID-19,” ucapnya. 

Herman Deru mengatakan, adanya penurunan grafik tersebut sebagai bukti jika semua pihak, termasuk kabupaten/kota di Sumsel telah bekerja dengan baik, menjaga posko penyekatan mudik saat lebaran Idul Fitri 1442 H. 

Baca Juga:  Open House Iduladha Gubernur Herman Deru di Griya Agung

“Posko penyekatan ini diperpanjangan hingga 31 Mei 2021 sesuai instruksi Kapolri. Kita minta kabupaten/kota ikut membantu menjaga posko ini, ini untuk mengantisipasi penyebaran kasus COVID-19 pada arus balik,” terangnya. 

Tak hanya itu, Herman Deru juga mengapresiasi atas kinerja tim gabungan yang bertugas menjaga posko penyekatan mudik, lantaran tidak terjadinya kasus yang menonjol seperti halnya di daerah lainnya. 

Baca Juga:  Aktivasi IMEI Ilegal di 12 Ribu Telepon Seluler Asal Luar Negeri Terbongkar! Empat Tersangka Diciduk

“Artinya, petugas kita telah melakukan tugasnya dengan tegas dan humanis, sesuai apa yang saya sampaikan sebelumnya,” imbuhnya.

Ditambahkannya, kabupaten/kota diminta untuk terus memantau perkembangan kasus COVID-19 di daerah masing-masing, bahkan melakukan upaya penutupan lokasi wisata jika jumlah masa yang datang tidak terkendali lagi. 

“Tempat wisata silahkan ditutup sementara, jika warga yang datang tidak terkendali lagi, karena berisiko terjadinya penyebaran COVID-19,” terangnya. (rel/Abror/Adv)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:34 WIB

Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026

Berita Terbaru