HD Kaget Produksi Gabah Kering Capai 9 Ton per Hektare

Didampingi Pjs Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) Nora Elisya SH MH, Gubernur Sumsel H.Herman Deru melakukan Panen Raya Padi Sawah Varietas Mikongga bersama para petani di Desa Surabaya Kecamatan Banding Agung Kabupaten OKU Selatan, Selasa (12/10/20).
Didampingi Pjs Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) Nora Elisya SH MH, Gubernur Sumsel H.Herman Deru melakukan Panen Raya Padi Sawah Varietas Mikongga bersama para petani di Desa Surabaya Kecamatan Banding Agung Kabupaten OKU Selatan, Selasa (12/10/20).

WIDEAZONE.COM, OKUS — Didampingi Pjs Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) Nora Elisya SH MH, Gubernur Sumsel H.Herman Deru melakukan Panen Raya Padi Sawah Varietas Mikongga bersama para petani di Desa Surabaya Kecamatan Banding Agung Kabupaten OKU Selatan, Selasa (12/10/20).

Melihat hasil produksi pertanian di OKUS, HD optimis Sumsel tak lama lagi menjadi jawara penghasil pangan tingkat nasional.

banner 468x60

Menurut HD, Ia sempat kaget mengetahui bahwa produksi gabah kering panen (GKP) di OKUS yang mencapai 9 ton per hektare. Kalau saja produksi itu merata di Sumsel, Ia yakin Sumsel segera menjadi juara satu penghasil pangan khususnya beras di Indonesia.

Melihat hasil produksi pertanian di OKUS, HD optimis Sumsel tak lama lagi menjadi jawara penghasil pangan tingkat nasional.
Melihat hasil produksi pertanian di OKUS, HD optimis Sumsel tak lama lagi menjadi jawara penghasil pangan tingkat nasional.

Namun demikian kata HD, adanya lahan subur dan alat modern tidak akan maksimal jika petani tidak semangat membajak sawah. Karena itu Ia selalu berupaya menyemangati petani dengan turun langsung ikut panen bersama petani di daerah-daerah.

Agar semangat petani terjaga, dan produktivitas pangan ikut terdongkrak, kepala daerah kata Herman Deru harus ikut aktif membimbing petani secara terus menerus. Pemprov pun menurutnya tak tinggal diam, karena tahun depan akan menyebar 1000 tenaga pendamping pertanian ke daerah-daerah.

Terkait adanya penyusutan luas tanam kata HD dari sekitar 17.000 menjadi 7000 merupakan data di BPN kare a adminsitrasi pendaftaran tanah belum maksumal. Makanya untuk memastikan luas tanam itu Ia menghimbau Dinas Pertanian dan BPN OKUS memvalidasi luas lahan itu.

Tak hanya hadir panen bersama petani, dalam kesempatan itu Gubernur HD juga ikut serta melakukan restocking benih ikan nila di Danau Ranau. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelestarian ekosistem di Danau kebanggaan masyarakat Sumsel tersebut.

Dalam kegiatan restocking ini, Gubernur melepas 200.000 benih ikan nila yang merupakan bantuan dari Kementerian Perikanan dan Kelautan serta Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten OKU Selatan. (Rel/Abor Vandozer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *