HD: Judul Boleh Sensasional Tapi Tidak Harus Memukul

- Jurnalis

Rabu, 2 Desember 2020 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Silaturahmi Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru dengan awak media cetak, elektronik dan online digelar di Hotel The Zuri Palembang, Rabu (2/12/2020).

Silaturahmi Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru dengan awak media cetak, elektronik dan online digelar di Hotel The Zuri Palembang, Rabu (2/12/2020).

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Silaturahmi Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru dengan awak media cetak, elektronik dan online digelar di Hotel The Zuri Palembang, Rabu (2/12/2020).

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengucapkan terima kasih kepada Biro Humas dan Protokol yang telah menginisiasi acara silaturahmi dengan kawan kawan wartawan baik cetak elektronik maupun online.

“Kalau bisa kegiatan seperti ini dilakukan 3 bulan sekali. Dan kalau bisa dibuat ditempat wisata. Di Pemerintahan Daerah, sentral informasi berada di Biro Humas dan Protokol, serta Dinas Kominfo,” ujarnya.

Baca Juga:  EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Dalam kesempatan itu, Herman Deru meminta kepada Biro Humas dan Protokol, agar bisa lebih menjalin komunikasi dengan teman teman wartawan. “Humas itu sering sering diskusi dengan wartawan. Saya minta rekan rekan media, kurangi membuat judul yang diduga. Karena ini, bisa membuat spot jantung,” jelasnya.

“Membuat judul yang sensasional boleh, tapi tidak harus memukul,” tambah Herman Deru.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Herman Deru menyadari media salah satu bisnis. Jadi antara berita jurnalis dengan advetorial bisa dipisahkan. “Adil tidak harus sama, tapi proposional,” ucapnya.

Menurutnya, peran jurnalis sangat penting, apalagi dalam mengangkat treanding topik di pemerintahan.

“Personalnya top tapi programnya tidak ada, dan itu tidak bisa, harus ada keseimbangan program kerja dan personal dalam pemberitaan. Saya menyadari kinerja saya diawasi kawan kawan wartawan,” tutupnya.

Laporan Akip

“

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru