Hari Kesaktian Pancasila, Kepala Negara Panjatkan Doa

- Jurnalis

Jumat, 1 Oktober 2021 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tujuh Pahlawan Revolusi

Tujuh Pahlawan Revolusi

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Di depan sumur Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kepala Negara Republik Indonesia Joko Widodo [Jokowi] memanjatkan doa seusai memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2021

Lubang Buaya merupakan saksi bisu di balik terjadinya peristiwa ini melalui penculikan terhadap tujuh Pahlwan Revolusi pada 30 Spetember 1965.

Presiden didampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam kesempatan itu. Ibu Negara Iriana dan Ibu Wury Estu Handayani turut serta dalam momen tersebut.

Di depan sumur, Jokowi dan Ma’ruf menundukkan kepala, mereka mengangkat tangan seraya memanjat doa.

Setelah itu, keduanya sempat berbincang mengenai sumur tersebut. Kemudian, Jokowi dan Ma’ruf meninggalkan Lubang Buaya diiringi lagu Gugur Bunga dan Garuda Pancasila.

Dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Jokowi berperan sebagai Inspektur Upacara.

Baca Juga:  SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia

Teks Pancasila dibacakan oleh Ketua DPD La Nyalla Mattalitti.

Ketua MPR Bambang Soesatyo berperan membacakan teks Pembukaan UUD 1945. Adapun Ketua DPR Puan Maharani membaca ikrar, teks kenegaraan yang hanya dibacakan pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Upacara digelar terbatas karena pandemi COVID-19, hanya beberapa pejabat negara yang turut hadir.

Baca Juga:  Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Beberapa di antaranya adalah Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas serta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim. [CNN Indonesia]

Berita Terkait

Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional
SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera
Wamenaker: Dunia Kerja Bukan Soal Ijazah Tapi Kompetensi
Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat: Pers Indonesia Berduka
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:25 WIB

Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional

Senin, 11 Mei 2026 - 08:00 WIB

SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia

Senin, 11 Mei 2026 - 06:53 WIB

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Senin, 27 April 2026 - 21:08 WIB

Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera

Kamis, 23 April 2026 - 20:55 WIB

Wamenaker: Dunia Kerja Bukan Soal Ijazah Tapi Kompetensi

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB