WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Palembang mengalami kenaikan, bahkan menembus angka Rp60 ribu.
“Kenaikan harga cabai merah di Palembang dan sejumlah daerah di Sumsel imbas dari cuaca dan perubahan iklim,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Rizuan Effendi.
Dikatakan Effendi, cabai merah di wilayah kita ini disuplai dari OKI, Musi Rawas dan sebagainya. Sekarang musim hujan sehingga ada beberapa daerah yang tidak bisa panen cabai sehingga terdampak pada pasokan. “Sementara kebutuhan masyarakat sangat besar,” ucapnya.
Ia menjelaskan, kenaikan harga Cabai merah ini sudah terjadi sejak satu minggu. Bahkan pada Jumat lalu, harganya sudah mencapai Rp40 ribu per kilogram.
“Harganya fluktuatif. Tapi masih dalam kondisi harga normal. Tergantung jug dengan pasokanya, sementara kebutuhan cabai merah masih sama. Biasanya cabai merah dijual dengan harga Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram,” ucapnya.
Untuk itu, Ruzuan berharap agar masyarakat dapat lebih bijak dan hemat dalam menggunakan cabai merah. “Ini hanya karena dampak cuaca dan perubahan iklim pancaroba saja, sifatnya fluktuatif. Jika cuaca sudah membaik, pasti petani akan dapat kembali memasok cabai merah ke pasaran, dan harganya akan kembali normal,” katanya.
Sementara itu, Rini, pedagang pasar Sungki Palembang menyebutkan, kenaikan harga cabai merah sudah berlangsung selama sepekan terakhir. “Kita dapat harga dari agen. Jadi kita pun menjual cabai merah menyesuaikan. Dua hari lalu masih Rp60 ribu per kilogram, tapi hari ini naik lagi menjadi Rp70 ribu per kilogram,” keluhnya, Selasa ]16/11].[yn]




![Regulasi Izin Pertambangan Rakyat [IPR] dan tata kelola distribusi bahan bakar minyak [BBM] menjadi fokus pembahasan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan [Sumbagsel] bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0026-225x129.jpg)
![Massa Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA Sumsel] menggeruduk Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan [Kejati Sumsel], Jumat 23 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0012_copy_1489x694-225x129.jpg)
![Kota Palembang menggandeng Rumah Sakit Permata Palembang melalui penandatanganan nota kesepahaman [Memorandum of Understanding/MoU] yang dirangkaikan dengan kegiatan donor darah, Kamis 22 Oktober 2026, di RS Permata Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261022-WA0007-225x129.jpg)



![Regulasi Izin Pertambangan Rakyat [IPR] dan tata kelola distribusi bahan bakar minyak [BBM] menjadi fokus pembahasan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan [Sumbagsel] bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0026-129x85.jpg)
![Massa Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA Sumsel] menggeruduk Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan [Kejati Sumsel], Jumat 23 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0012_copy_1489x694-129x85.jpg)
![Kota Palembang menggandeng Rumah Sakit Permata Palembang melalui penandatanganan nota kesepahaman [Memorandum of Understanding/MoU] yang dirangkaikan dengan kegiatan donor darah, Kamis 22 Oktober 2026, di RS Permata Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261022-WA0007-129x85.jpg)



![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

