Harga Cabai Merah Meroket Hingga Rp60 Ribu, Berikut Penyebabnya

- Jurnalis

Selasa, 16 November 2021 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Sungki Palembang

Pasar Sungki Palembang

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Palembang mengalami kenaikan, bahkan menembus angka Rp60 ribu. 

“Kenaikan harga cabai merah di Palembang dan sejumlah daerah di Sumsel imbas dari cuaca dan perubahan iklim,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Rizuan Effendi. 

Dikatakan Effendi, cabai merah di wilayah kita ini disuplai dari OKI, Musi Rawas dan sebagainya. Sekarang musim hujan sehingga ada beberapa daerah yang tidak bisa panen cabai sehingga terdampak pada pasokan. “Sementara kebutuhan masyarakat sangat besar,” ucapnya. 

Baca Juga:  RTLH Bapak Karyo Rampung, Satgas TMMD ke-129 Pastikan Rumah Siap Dihuni

Ia menjelaskan, kenaikan harga Cabai merah ini sudah terjadi sejak satu minggu. Bahkan pada Jumat lalu, harganya sudah mencapai Rp40 ribu per kilogram.

“Harganya fluktuatif. Tapi masih dalam kondisi harga normal. Tergantung jug dengan pasokanya, sementara kebutuhan cabai merah masih sama. Biasanya cabai merah dijual dengan harga Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram,” ucapnya.

Untuk itu, Ruzuan berharap agar masyarakat dapat lebih bijak dan hemat dalam menggunakan cabai merah. “Ini hanya karena dampak cuaca dan perubahan iklim pancaroba saja, sifatnya fluktuatif. Jika cuaca sudah membaik, pasti petani akan dapat kembali memasok cabai merah ke pasaran, dan harganya akan kembali normal,” katanya.

Baca Juga:  Momen Hangat di Lokasi TMMD, Ketua Tim Wasev Foto Bersama Satgas dan Warga

Sementara itu, Rini, pedagang pasar Sungki Palembang menyebutkan, kenaikan harga cabai merah sudah berlangsung selama sepekan terakhir. “Kita dapat harga dari agen. Jadi kita pun menjual cabai merah menyesuaikan. Dua hari lalu masih Rp60 ribu per kilogram, tapi hari ini naik lagi menjadi Rp70 ribu per kilogram,” keluhnya, Selasa ]16/11].[yn]

Berita Terkait

ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang
MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong
Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat
Asap Ancam Warga, NasDem Sumsel Buka Posko ISPA Gratis hingga Sebar 40 Ribu Masker Plus Air Mineral‎
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎
Petani OKU Timur Diperkuat! 223 Pompa, 32 Traktor Roda Empat hingga 20 Combine Harvester Hadapi Terjangan El Nino

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 8 September 2026 - 12:32 WIB

Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Selasa, 8 September 2026 - 10:09 WIB

MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

Senin, 7 September 2026 - 16:56 WIB

Asap Ancam Warga, NasDem Sumsel Buka Posko ISPA Gratis hingga Sebar 40 Ribu Masker Plus Air Mineral‎

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.

Headlines

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:31 WIB

Dishub Palembang menerbitkan sebanyak delapan sepeda motor, terjaring dalam penertiban parkir liar di Kawasan Tertib Lalu Lintas [KTL] di Kota Palembang.

Headlines

Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:32 WIB