Gubernur Herman Deru Dampingi Mentan Amran Sulaiman Tinjau Operasi Pangan Murah

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] H Herman Deru mendampingi Menteri Pertanian Republik Indonesia [Mentan RI] Dr Ir H Andi Amran Sulaiman dan Wakil Mentan RI Sudaruyono BEng MBA meninjau sekaligus membuka Operasi Pasar Pangan Murah [OPM] di Kantor Pos Merdeka Palembang, Selasa 4 Maret 2025, pagi.

Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] H Herman Deru mendampingi Menteri Pertanian Republik Indonesia [Mentan RI] Dr Ir H Andi Amran Sulaiman dan Wakil Mentan RI Sudaruyono BEng MBA meninjau sekaligus membuka Operasi Pasar Pangan Murah [OPM] di Kantor Pos Merdeka Palembang, Selasa 4 Maret 2025, pagi.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] H Herman Deru mendampingi Menteri Pertanian Republik Indonesia [Mentan RI] Dr Ir H Andi Amran Sulaiman dan Wakil Mentan RI Sudaruyono BEng MBA meninjau sekaligus membuka Operasi Pasar Pangan Murah [OPM] di Kantor Pos Merdeka Palembang, Selasa 4 Maret 2025, pagi.

Harga sembako yang dijual lebih murah dari harga pasaran membuat Pasar Pangan Murah ini jadi rebutan warga terutama kaum ibu-ibu.

Rombongan Mentan RI dan Wakil Menteri RI serta Gubernur Sumsel H Herman Deru terpantau tiba di lokasi Operasi Pasar Pangan Murah sekitar pukul 09.55 wib. Sesaat setelah tiba, Mentan langsung membuka Operasi Pasar Pangan Murah. Kegiatan operasi pasar ini sendiri dibuka mulai pukul 08.00-11.00 wib.

Sembako yang disediakan di pasar ini diantaranya yakni beras SPHP, beras premium, minyakita, gula pasir, telur, ayam, daging kerbau, bawang cabai dan berbagai produk lainnya.

Harga jualnya beras SPHP harga Rp 60.000/5 kg, minyak kita harga Rp 14.700/ liter, gula harga Rp 15.000 per kg, beras premium Rp 72.000/ 5 kg, telur Rp 27.000/ kg, ayam Rp 34 ribu per ekor dan daging kerbau harga Rp 75.000. Masing-masing produk hanya boleh dibeli maksimal 2 pcs per item.

Baca Juga:  160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Operasi Pasar Pangan Murah pangan ini digelar tak lain untuk menekan harga sembako yang tinggi di pasaran saat ini sehingga bisa membantu masyarakat mendapat sembako murah.

Operasi Pasar Pangan Murah ini digelar mulai hari ini hingga 29 Maret mendatang, pada hari Senin-Sabtu serentak di semua Kantor Pos.

Usai meninjau pasar murah, Mentan RI mengapresiasi rombongan yang ikut mendampinginya meninjau Operasi Pasar Pangan Murah di Kantor Pos Merdeka Palembang.

” Jarang-jarang ya Menteri sama Wamen sama-sama jalan. Dengan Gubernur Sumsel juga luar biasa, ada Direksi PT. Pos, BUMN hari ini kita cek langsung Pasar Pangan Murah di Palembang, Sumsel,” ujar Mentan.

Amran mengatakan saat ini pemerintah melakukan operasi pangan mutah besar-besaran khusus untuk pangan.

Dalam kesempatan itu Menta menghimbau agar seluruh pengusaha di Indonesia tidak menjual sembako di atas HET untuk komoditas seperti beras, dan minyak goreng.

“Kenapa? Karena minyak goreng kita produsen terbesar didunia, kita suplai negara lain masa harganya lebih besar dari HET,” ujarnya.

Demikian halnya dengan beras, menurut Amran tidak ada alasan lagi hari ini harganya naik. Pasalnya produksi beras justru meningkat tajam tahun ini sebesar 52% dibandingkan tahun lalu berdasarkan data BPS. Begitupun stok beras saat ini mencapai 2 juta ton.

Baca Juga:  Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

“Tidak ada alasan hari ini harga beras naik karena produksi kita meningkat tajam 52% dari tahun lalu. Ini kata BPS buka kata Saya. Stok beras di bulog 2 juta ton ini 5-7 tahun mungil stok terbesar hari ini,” ujarnya.

Di ujung himbauannya Mentan RI juga secara tegas meminta semua pengusaha tidak menjual pangan di atas HET. Jika tetap tidak diindahkan, pihaknya mengatakan tak segan menindak pengusaha dengan melakukan penyegelan.

“Satgas Pangan kami minta ditindak. Semoga di Sumsel tidak terjadi demikian. Ini tidak baik kalau tokonya disegel. Tolon sahabatku Se-Indonesia bantulah orang yang sedang ibadah jangan diganggu agar mereka khusyuk beribadah,” tutupnya.

Selain meninjau Operasi Pasar Pangan Murah, Mentan RI dan Menhan RI juga melakukan serangkaian kegiatan lainnya saat melakukan kunjungan kerja ke Sumsel yaitu Sosialisasi Inpres No.3 Tahun 2025 Tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian RI di Gedung Serbaguna PT. Pusri. [AbV/red]

Berita Terkait

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terbaru