Gubernur HD Ikuti Rakornas Virtual Bersama Presiden

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2020 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah 2020 secara virtual bersama Presiden Joko Widodo, Senin (15/6/2020)

Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah 2020 secara virtual bersama Presiden Joko Widodo, Senin (15/6/2020)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG —  Mengawali agendanya Senin (15/6) pagi, Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru mengikuti Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2020 secara virtual bersama Presiden Joko Widodo dari Command Center Pemerintah Provinsi Sumsel.

Menurut Gubernur Sumsel H Herman Deru alokasi dana yang disiapkan pemerintah pusat untuk percepatan penanganan Covid-19 sebesar Rp677 triliun merupakan akumulasi dari APBD seluruh kabupaten/kota provinsi di Indonesia.

Hal itu nilainya membutuhkan pengelolaan yang akuntabel. Oleh karena itu, Ia pun mengimbau agar kepala daerah serius menyikapi hal ini.

“Tentunya akuntabilitas itu harus diawali dengan transparansi pengelolaannya,” ujar HD.

Selain aspek kesehatan dengan menekan penyebaran Covid dan menyembuhkan mereka yang terkonfirmasi positif, saat ini Pemprov Sumsel telah melakukan pembenahan pada aspek ekonomi dan sosial yang ikut terganggu selama pandemi. Seperti misalnya membenahi deman, suplai dan produksi yang terganggu dengan memberikan stimulus anggaran hingga Rp 500 miliar kepada kab/kota di Sumsel.

“Kita bahkan sudah siapkan anggaran cadangan Rp300 miliar. Jadi nilainya hampir Rp 1 triliun,” jelas HD.

Sebagai mantan bupati dua periode HD mengaku paham betul apa yang dirasakan rekan-rekan bupati dan walikota di daerah saat ini. Oleh karena itu agar pembangunan di daerah tetap berjalan Iapun membuat kebijakan memberika stimulus tersebut.

“Karena dana kabupaten/kota ini kan direfocusing dan direalokasi untuk penanganan COVID, sehingga kepala daerahnya harus improvisasi. Maka sebagai bentuk perhatian Saya sebagai gubernur adalah memberikan stimulus itu,” jelasnya.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Saat ini kata HD untuk mengatasi masalah ekonomi yang utama harus dilakukan adalah membantu UMKM tetap hidup. Karena sektor ini diyakininya paling tahan banting dalam keadaan krisis seperti pengalaman sebelumnya.

Pada saat ini para UMKM menurut HD perlu diedukasi agar mudah mendapatkan permodalan dari perbankan. Dengan cara memberikan bimbingan pada pelaku usaha maupun perorangan hingga layak mendapatkan kredit. Baik itu kredit usaha rakyat, kredit modal kerja atau kredit investasi.

“Ini saat yang tepat supaya bankable mereka tentu perlu diberikan bimbingan. Juga peningkatan ketrampilannya mulai dari manajerial juga fokus usaha yang digeluti,” bebernya.

Sementara itu Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menjelaskan bahwa saat ini dunia tengah menghadapi kondisi luar biasa, dimana 215 negara menghadapi darurat kesehatan dan harus menyelamatkan warganya. Selain itu negara juga harus berjuang menghadapi tekanan ekonomi yang dahsyat dimana pertumbuhan ekonomi dunia terkoreksi tajam.

“Semua negara berjuang untuk menyelamatkan diri dari tekanan ekonomi yang dahysat. Permintaan terganggu, pasokan terganggu produksi juga bermasalah, pertumbuhan ekonomi dunia terkoreksi amat tajam dan berjuang agar tidak masuk ke jurang resesi,” kata Jokowi melalui video conference dari Istana Merdeka, Jakarta.

Baca Juga:  160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Demikian halnya di bidang sosial lanjut Jokowi pemerintah juga tengah berupaya membantu warga yang terdampak. Dan memastikan sektor informal dan UMKM mampu bertahan serta pelaku usaha dapat bergerak sehingga PHK massal dapat dihindari.

Saat ini kata Jokowi pemerintah telah menganggarkan dana hingga Rp677 triliun untuk percepatan penanganan Covid 19 di Indonesia. Untuk itu perlu dibangun kolaborasi antara APIP dan pemeriksa internal serta penegak hukum agar hal ini dapat dilaksanakan tepat cepat dan akuntabel.

” Angka ini jumlah yang sangat besar maka tata kelolanya harus baik. Tepat sasaran, prosedur sederhana dan tidak berbelit, output, outcome harus maksimal untuk masyarakat,” ujarnya.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pemerintah tidak main-main soal akuntabilitas ini. Menurutnya pencegahan harus diutamakan karena uang negara harus diselamatkan dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Rakornas kali ini mengusung tema “Kolaborasi dan Sinergi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Pemeriksa Eksternal, dan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam Rangka Pengawasan Percepatan Penanganan Covid-19 dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional.”

Selain Presiden Jokowi, Rakornas Virtual itu juga tampak dihadiri Wapres H Ma’ruf Amin, Ketua BPK RI, Menko Perekonomian, Menkeu RI, Mendagri dan Gubernur serta Bupati/Walikota se Indonesia. (Ril/Abror Vandozer)

Berita Terkait

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Sastra

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:47 WIB

Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.

Advertorial

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:21 WIB