Gubernur Buka Pesantren Ramadhan SMA-SMK se-Sumsel

- Jurnalis

Selasa, 12 April 2022 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengapresiasi gagasan penyelenggaraan pesantren ramadhan yang saat ini tengah digelar di berbagai sekolah.

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengapresiasi gagasan penyelenggaraan pesantren ramadhan yang saat ini tengah digelar di berbagai sekolah.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gubernur Sumsel H Herman Deru mengapresiasi gagasan penyelenggaraan pesantren ramadhan yang saat ini tengah digelar di berbagai sekolah.

Apresiasi tersebut disampaikannya saat membuka langsung pesantren ramadhan tingkat SMA dan SMK se-Sumsel di SMA Negeri 5 Palembang, Selasa [12/4].
 
Menurut Herman Deru, pesantren ramadhan merupakan salah satu kegiatan yang cukup penting dilakukan. Sebab ilmu agama yang didapat pada pesantren ramadhan tersebut akan melengkapi ilmu formal yang sudah dipelajari siswa siswi.
 
“Tidak semua sekolah mampu menggiatkan pesantren ramadhan ini. Untuk itulah, manfaatkan kegiatan ini karena dapat menjadi bekal siswa siswi ke depannya,” kata Herman Deru.
 
Diketahui, pesantren ramadhan tingkat SMA dan SMK di Sumsel tersebut diikuti sedikitnya 600 peserta dari berbagai sekolah.
 
“Meskipun hanya akan dilakukan selama tiga hari, namun kegiatan ini akan membawa manfaat besar. Ustad dan ustadzah yang mengajar juga harus maksimal memberikan ilmu agama tersebut sehingga nantinya anak didik kita mampu menjadi muslimin dan muslimat yang tangguh,” paparnya.
 
Terlebih, Indonesia akan  mendapatkan bonus demografi yang diprediksi terjadi pada tahun 2030-2040 mendatang.
 
“Ilmu-ilmu seperti inilah akan menjadi bekal kaum milenial dalam menghadapi bonus demografi tersebut. Ilmu pengetahuan akan sia-sia tanpa adanya bekal ilmu agama. Jadi, manfaatkanlah ini dengan baik,” tuturnya.
 
Masa bonus demografi pada era 2030-2040 mendatang, jumlah penduduk usia produktif 15-64 tahun lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun.
 
Pada periode tersebut, penduduk usia produktif diprediksi akan mencapai 205 juta dan 2 jutaan usia produktif diantaranya akan masuk ke pasar kerja setiap tahun.
 
“Sebab itu, ilmu ini harus terus kita tingkatkan. Tapi setinggi apapun ilmu itu, kita harus ingat akan budaya kita, sehingga kita punya identitas sendiri sebagai masyarakat Sumsel,” ujarnya.
 
Selain membuka pesantren ramadhan, Gubernur Herman Deru juga meresmikan laboratorium IPA SMA Negeri 5 Palembang.
 
Laboratorium tersebut merupakan merupakan hasil gotong royong semua pihak termasuk komite sekolah.
 
“Sebagai kepala daerah saya bangga atas kegotong royongan membangun labiratorium ini. Pemerintah tentu mendukung upaya ini,” tuturnya.
 
Dia juga berpesan agar laboratorium tersebut dapat dimanfaatkan dengan maksimal.
 
“Laboratorium ini harus diisi kegiatan produktif. Peralatan juga harus terus dilengkapi sehingga penelitian yang dilakukan siswa siswi berjalan baik,” timpalnya.
 
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 5 Palembang Drs Taufik mengucapkan terima kasih atas dukungan Gubernur Herman Deru terhadap kegiatan pesantren ramadhan tersebut.
 
“Kita tentu berterima atas dukungan pak Gubernur. Mudah-mudahan kegiatan yang berlangsung tiga hari ini dapat berjalan dengan baik,” katanya.
 
Disisi lain, menyoal pembangunan laboratorium yang baru saja diresmikan, dia menyebut pembangunannya menggunakan dana komite SMAN 5 Palembang.
 
“Alhamdulillah pembangunan yang dilakukan Mei 2021 lalu kini sudah selesai. Laboratorium ini berada di lantai dua untuk mendukung kegiatan mata pelajaran IPA,” pungkasnya.
 
Turut hadir Ketua Komisi V DPRD Sumsel Susanto Adjis, Wakil Ketua II Baznas Sumsel Edi Purnomo, dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. [red]

Baca Juga:  Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81

Berita Terkait

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Oknum Ngaku Wartawan Diciduk saat Terima Uang Rp10 Juta dari Perangkat Desa
SR di Empat Lawang Krisis Air Sedangkan Anggaran Sekolah Rakyat Puluhan Triliun
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center
NasDem Sumsel Run 2026 Gratis: 2.000 Slot Ludes Diserbu Masyarakat
TO Curat Pembobol Rumah Kosong di Palembang Dibekuk Jatanras Polda Sumsel
Sidang SMBR: Saksi Ungkap Surat Penugasan KMM, Selisih Stok 27 Ribu Ton hingga Beban Bunga Rp118 Miliar

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:04 WIB

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Minggu, 27 September 2026 - 22:36 WIB

Oknum Ngaku Wartawan Diciduk saat Terima Uang Rp10 Juta dari Perangkat Desa

Minggu, 27 September 2026 - 13:21 WIB

SR di Empat Lawang Krisis Air Sedangkan Anggaran Sekolah Rakyat Puluhan Triliun

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Sabtu, 26 September 2026 - 16:54 WIB

NasDem Sumsel Run 2026 Gratis: 2.000 Slot Ludes Diserbu Masyarakat

Berita Terbaru