Gerakan Panen Cabai di Talang Kelapa Tekan Lonjakan Harga di Pergantian Tahun

- Jurnalis

Selasa, 26 Desember 2023 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PJ Walikota Palembang H Ratu Dewa kala memanen Cabai di kebun warga Kelurahan Talang Palembang, Selasa [2612].

PJ Walikota Palembang H Ratu Dewa kala memanen Cabai di kebun warga Kelurahan Talang Palembang, Selasa [2612].

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gerakan panen Cabai di Kelurahan Talang Kelapa di penghujung pergantian tahun sebagai wujud nyata langkah Tim Pengendalian Inflasi Daerah [TPID] Kota Palembang yang diinisiasi Penjabat [PJ] Walikota Ratu Dewa untuk menekan lonjakan harga komoditi Cabai di angka Rp40-60 ribu perkilogramnya.

Sebelumnya, RD sapaan karibnya kala itu menginstruksikan para Camat, Lurah untuk memanfaatkan lahan minimalis yang ada di pekarangan rumah untuk ditanami Cabai.

Baca Juga:  Masyarakat Antusias Manfaatkan Posko Kesehatan Gratis Usai Penutupan TMMD ke-129 Kodim 048/18 Palembang

“Harga [Cabai] sekarang berangsur turun, dari harga Rp100 ribu turun hingga 60 ribu,” ungkapnya saat melakukan panen Cabai di kebun warga Talang Kelapa, Selasa 26 Desember 2023.

Kata RD, dengan gerakan pengendalian inflasi harga salah satu komoditi Cabai bisa kita lakukan secara bersama untuk menekan kenaikan harga dengan memanfaatkan lahan minimalis pekarangan rumah untuk ditanami cabai.

Baca Juga:  Satgas TMMD ke-129 Kodim Palembang Gelar Apel Pagi: Pastikan Program TMMD Tepat Sasaran

Sebenarnya, jelas Eks Sekda Palembang ini, kegiatan ini sudah dilakukan dan diterapkan, bahkan seluruh OPD wajib menanam cabai dipekarangan kantor mereka.

“Nanti melalui gerakan tersebut, kita akan melakukan penilaian, baik dari gerakan camat, lurah kepada seluruh pelosok RT,” sebut dia.

Dirinya berharap dengan kegiatan ini harga cabai bisa dikendalikan dengan taman cabai di pekarangan rumah. [Abror Vandozer-red]

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB