“GERADAK”, Tandangi BAWASLU SUMSEL

- Jurnalis

Kamis, 28 Maret 2019 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demonstrasi

Demonstrasi "GERADAK" (Gerakan Rakyat Demokrasi Kesatuan) Di Depan Kantor Bawaslu SUMSEL Kamis, 28 Maret 2019

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Gerakan Rakyat Demokrasi Kesatuan (Geradak) menggelar aksi damai di halaman kantor Bawaslu Sumsel Jalan Opi Raya, Jakabaring, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, pada Kamis (28/3/2019).

Massa Geradak yang diikomandoi oleh Kordinator Aksi Abror Vandozer meminta Bawaslu Sumsel untuk bekerja secara profesional dan tidak berpihak pada paslon tertentu dalam pilpres dan pileg 17 April 2019 mendatang.

Kordinator Aksi Geradak Sumsel, Abror Vandozer, mengatakan, dalam pemilihan umum 2019 nanti, pihaknya meminta Bawaslu Sumsel agar menerima dan memproses segala delik aduan dari masyarakat.

“Kami minta Bawaslu secepatnya menerima dan memperoses aduan yang masuk,” ujarnya saat orasi di halaman Bawaslu Sumsel.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Ia menegaskan, masyarakat jangan mudah terpengaruh dengan adanya isu hoax atau berita palsu, hal tersebut untuk menjaga netralitas Pemilu agar tercipta suasana yang kondusif dan damai.

Pihaknya juga mengingatkan agar Bawaslu Sumsel jangan mudah ditekan oleh oknum pejabat instansi ASN atau oknum lainnya.

“Kami dari Geradak Sumsel menegaskan agar Bawaslu Sumsel bersikap indepedensi dalam pesta demokrasi nanti,” harapnya.

Aksi damai tersebut disambut langsung oleh komisioner Bawaslu Sumsel Divisi Pengawasan, Iwan Ardiansyah.

Di depan massa Geradak Iwan menyampaikan , “Terima kasih kepada teman-teman dari Geradak sudah menyampaikan aspirasinya,” ujar Iwan.

Selanjutnya Iwan, mengatakan, “ Bawaslu Sumsel selalu independen dalam menindak menindak setiap pelanggaran pemilu. Kedua dirinya minta kepada seluruh elemen masyarakat untuk melaporkan bila ada pelanggaran, baik laporan secara resmi maupun hanya info awal, walaupun via telepon, tetap akan kita proses dan akan kita investigasi kebenarannya, “ tegas Iwan.

Baca Juga:  Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi "All-in" Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Iwan juga menambahkan Bawaslu Sumsel tidak takut diintervensi pihak-pihak tertentu dalam menjalankan tugas. “ Bawaslu ini independen, bila ada kesalahan siapapun pasti kita proses, ASN sekalipun akan kita proses juga, “ tambah Iwan.

Sebelum meninggalkan massa, Iwan berpesan bila Bawaslu sendiri tidak netral dalam bertugas, silahkan dilaporkan. Dan mengajak massa Geradak untuk berani melaporkan pelanggaran-pelanggaran pemilu. (abror vandozer)

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru