Gejolak Pasar Cinde, Balon Walikota Palembang Basyaruddin Akhmad Dipanggil Kejati Sumsel

- Jurnalis

Selasa, 8 Agustus 2023 - 01:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Perkim Sumsel Basyaruddin Akhmad penuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Sumsel, Senin 7 Agustus 2023

Kadis Perkim Sumsel Basyaruddin Akhmad penuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Sumsel, Senin 7 Agustus 2023

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman [Kadis Perkim] Provinsi Sumatera Selatan Basyaruddin Akhmad dipanggil Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi [Pidsus Kejati] Sumsel pada Senin 7 Agustus 2023.

Pemanggilan Basyaruddin tersebut sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pembangunan Pasar Cinde Palembang. 

Kala dirinya tiba di Gedung Kejati Sumsel sekitar pukul 10:00 WIB, awak media pun sontak melakukan wawancara, namun dia memilih untuk menghindar dari sorotan kamera dengan menutupi wajahnya menggunakan handphone dan segera menjauh dari kerumunan jurnalis. 

Diketahui, Basyaruddin Akhmad merupakan sosok bakal calon [Balon] yang akan maju dalam pertarungan kepala daerah [Walikota] Palembang pada Pemilu 2024 dengan poster bertebaran di mana-mana. “Tanya Kasi Penkum saja,” ungkap Basyaruddin sembari menutupi wajahnya dengan handphone lalu berlalu meninggalkan kejaran awak media menuju Lift Gedung Kejati Sumsel, Senin 7 Agustus 2023.

Sementara, Kasi Penerangan Hukum [Penkum] Kejati Sumsel Vanny Yulia Eka Sari SH MH membenarkan ada dua saksi yang dipanggil penyidik untuk diperiksa dalam pusaran kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Cinde Palembang.

Baca Juga:  Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH

“Iya benar. Hari ini ada dua saksi yang dipanggil, akan tetapi hanya satu yang hadir yakni inisial B, merupakan Wakil Sekretaris Pengadaan pada 2015, kemudian M sebagai Kepala BPKAD tahun 2015 namun tidak hadir namun akan diagendakan kembali,” jelasnya. 

“B diperiksa kapasitasnya pada saat itu merupakan Wakil Sekretaris Pengadaan pada Proyek Pasar Cinde Palembang. Saksi B dicecar 20 pertanyaan dan diperiksa sekitar dua jam lebih,” tambahnya.

Dikatakan Vanny, sebenarnya pada hari ini juga dijadwalkan melakukan pemeriksaan oleh penyidik terhadap M yang merupakan mantan Kepala BPKAD tahun 2015. Namun, yang bersangkutan berhalangan hadir hingga akan kita jadwalkan pemanggilan ulang. 

Ditanya soal konstruksi lengkap peerkara, Vanny belum bisa berkomentar banyak, lantaran saat ini baru dimulainya tahap penyidikan perkara. 

Sebelumnya, sejak naiknya status ke tahap penyidikan, Pidsus Kejati Sumsel telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan beberapa saksi untuk dimintai keterangan, di antaranya, memanggil dan memeriksa saksi Edison SH MH mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang tahun 2019.

Baca Juga:  Herman Deru Pastikan 18 Sapi Kurban dari Presiden Prabowo Tepat Sasaran

Dari informasi yang dihimpun, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akhirnya resmi melakukan pemutusan kontrak pembangunan Pasar Cinde dengan PT Magna Beatum Aldiron Plaza Cinde.

Proyek pembangunan Aldiron Plaza Pasar Cinde [APC] dengan anggaran Rp330 miliar dimulai sejak Juni 2018, namun saat Pandemi COVID-19 melanda, pembangunan Aldiron Plaza Pasar Cinde terbengkalai tanpa pekerjaan hingga saat ini. 

Awalnya pembangunan APC ini selain plaza yang isi oleh para pedagang asli Pasar Cinde yang menempati beberapa lantai, APC juga terintegrasi dengan Light Rail Transit [LRT].

Namun, rencana tersebut nampaknya tidak berjalan mulus, sebab hingga saat ini di lokasi tidak terdapat aktivitas pembanguan sehingga ditutup menggunakan dinding seng setinggi sekitar dua meter dan terkunci rapat. [AbV/SHR]

Berita Terkait

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak
Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa
Direktur Perumda Prabumulih Dipolisikan Soal Dugaan Penggelapan Dana Taping Gas
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Ketua DPRD Kota Prabumulih dan CP Sepakat Damai

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:27 WIB

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:13 WIB

Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:09 WIB

Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:49 WIB

Direktur Perumda Prabumulih Dipolisikan Soal Dugaan Penggelapan Dana Taping Gas

Berita Terbaru