banner 970x250
banner 970x250
banner 970x250

“Eazy Pasport” Mudahkan Pelayanan di Imigrasi Palembang

  • Bagikan
Gambar Istimewa
Gambar Istimewa
banner 468x60

KANTOR Imigrasi Kelas I Palembang menghapus percaloan pembuatan paspor. Sebab selama ini percaloan paspor sangat merugikan masyarakat Kota Palembang.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Pemohon pembuatan paspor baru dan perpanjangan di kantor Imigrasi Kelas I Palembang akan diberi “kemanjaan”. Begitukah?

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Palembang Azwar Anas SH MM, mengatakan bahwa sesuai amanat Undang-Undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian, di masa pandemi COVID-19 saat ini, pelayanan negara harus ada di tengah masyarakat.

“Kita akan melayani masyarakat ke lingkungan mereka. Sebab dengan program ‘eazy pasport’, kita akan datangkan petugas Imigrasi langsung ke tengah masyarakat,” ujar Azwar Anas kepada Wideazone.com dan Zoom Post, di ruang kerjanya, Jumat (16/4/2021).

Dalam memberi “kemanjaan” itu, kata Azwar, petugas Imigrasi akan melayani masyarakat ke kantornya, instansi, universitas, ke sekolah, atau ke kompleks perumahan masyarakat.

“Petugas kita akan melakukan pemotretan bagi warga yang ingin membuat paspor baru atau perpanjangan. Jadi di era pandemi COVID-19, kita yang akan mendatangi warga bila ada permintaan,” katanya.

Apalagi dalam UU Nomor 6 tahun 2011 itu, kata Azwar, Presiden Joko Widodo, mengharapkan agar pelayanan negara akan ada di tengah-tengah masyarakat.

Dalam pelayanan itu diberlakukan maksimal, misalnya dari pengisian lembaran formulir tentang data pemohon, hingga ke pemotretan.

Setelah proses pelayanan itu selesai dilakukan, kata Azwar, pemohon dapat melakukan pembayaran ke bank-bank dan kantor pos yang bekerjasama dengan kantor imigrasi. “Karena itu masyarakat tak perlu capek-capek ke imigrasi. Pokoknya kita akan melayani mereka secara maksimal,” kata Azwar.

Terkait adanya perubahan suasana kantor Imigrasi Kelas I Palembang yang tampak eksklusif, Azwar mengatakan itulah suasana baru agar tak terkesan amburadul.

“Kita tidak menutup diri dari siapapun. Sepanjang ada yang datang secara kedinasan, kita akan melayani mereka secara profesional,” ujarnya.

Jadi perubahan suasana menjadi bersih dan apik itu, kaya Azwar, hakikatnya untuk penyegaran saja. “Ini kebijakan langsung dari kementerian, bukan permintaan kita, kok”.

Karena itu, apabila ada yang datang ke kantornya dengan misi yang jelas, hakikatnya akan dilayani secara baik dan profesional.

Azwar mengatakan, pelayanan kantor Imigrasi Kelas I Palembang, jangan dilihat dari layanan sepuluh tahun lalu. “Lihatlah pelayanan kita ke depan,” ujar Azwar menutup perbincangan. (*)

Laporan Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *