WIDEAZONE.COM, SUMSEL–
Dalam upaya memberikan keseimbangan mengenai penguasaan Intelegent Quotient, Emotional Quotient dan juga Spiritual Quotient kepada peserta didik terutama pelajar SMK Se- Sumsel, Dinas Pendidikan Sumsel bersama Lembaga Indonesia Training Center Nusantara (Internusa) menggelar Development Trainint Berbasis Emotional Spiritual Quotient bagi siswa SMK negeri dan swasta se Sumatera Selatan. Kegiatan yang bertema “Generasi Emas Era Milenial” di gelar di SMK N Sumsel, Selasa pagi (12/2) dan diikuti lebih kurang 300 Siswa SMK Negeri/ swasta se-Sumsel.
“Kegiatan yang dihadirkan upaya membentuk generasi cerdas siswa ini juga sebagai pembelajaran terhadap para siswa SMK Se-sumsel agar bisa menyeimbangkan tingkat emosional mereka dalam menggapai cita-citanya,”ungkap Kepala Bidang SMK Disdik Provinsi Sumsel Dra. Erlina, MM.
Erlina mengatakan jika siswa/i tentunya sering mengikuti berbagai pelatihan, Namun dalam acara ini, Ia menekankan agar siswa/i meyakini niat dan memiliki kemauan keras untuk belajar. “melalui acara yang digagas oleh Internusa Sumsel, izinkan juga saya menyampaikan apresiasi, karena telah melangsungkan kegiatan hingga terlaksana. Adanya traning. para siswa harus ambil pengalaman bermanfaat.” jelasnya
lebih lanjut, Ia menjelaskan Training ESQ ini, peserta diarahkan untuk dapat mencapai nilai-nilai dasar emosional dan membantu membangkitkan kekuatan tersembunyi guna mengerahkan seluruh potensi diri seorang siswa untuk kehidupan dan pekerjaan yang lebih produktif, lebih aktif dan lebih berhasil.
“Kegiatan ini kegiatan yang baik, kita harapkan jadi kegiatan nanti dikemudian hari dapat berdampak perubahan perilaku dirumah di lingkungannya. Jika membawa perubahan berarti kegiatan ini berhasil. Dan kita akan kerjasama lagi serta memperluas jaringan bukan hanya untuk SMK saja tentunya SMA dan juga ada guru.” Tambahnya.
Sementara, Andi Ahmad Zikrillah selaku Direktur Internusa (Indonesia Traning Centre Nusantara) menambahkan tujuan kegiatan adanya traning kali ini adalah sebagai pengetahuan siswa/i esensi apa yang mereka miliki.
“kali pertama mengadakan traning di tingkat SMK Se-Sumsel, sebelumnya sudah sering kesekolah-sekolah sejak tahun 2009. Jadi traning ini sebagai pemahaman tentang esensi siswa, yakni untuk apa mereka sekolah dan menuntut ilmu. Karena biasanya mereka belum memahami latar belakangnya, serta menemukan persoalan dalam esensi.”jelas dia Sambungnya,
“harapan kami kepada para siswa agar mereka dapat memiliki tingkat dan sikap kedisiplinan juga perilaku-perilaku positif. Mempunyai motivasi yang sukses dan setinggi langit. Karena lulusan SMK harus memiliki karakter, antara lain tepat waktu, disiplin, teratur, dan mampu menjaga lingkungan kerja supaya rapi dan bersih. Hal-hal sederhana tentang sikap itu harus sudah dibiasakan sejak mereka masih duduk di bangku sekolah (SMK). “Kalau dari sekolah tidak dibiasakan, karakter itu akan susah dibentuk di tempat kerja, “pungkasnya (hasan basri)







![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)





![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-129x85.jpg)



![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

