Di Balik Desakan Kawali Sumsel, Ada Alasan Fatal

- Jurnalis

Selasa, 9 Agustus 2022 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawali Sumsel datangi Kementerian ESDM di Jakarta.

Kawali Sumsel datangi Kementerian ESDM di Jakarta.

WIDEAZONE.com, JAKARTA | DPW Koalisi Kawal Lingkungan Hidup Indonesia Lestari [Kawali] mendesak Kementerian ESDM mengganti Direktur Teknik Lingkungan Dirjen Minerba selaku Kepala Inspektur Tambang [KaIT] se-Indonesia,

“Yaitu, Sunindyo Suryo Herdadi dan Oktarina Anggereyni. Keduanya dituding sebagai biang kerok atas berbagai kelalaian yang dilakukan oleh perusahaan tambang Sumsel hingga berujung fatality dan kerusakan lingkungan,” ungkap Ketua Kawali Sumsel Chandra Anugerah saat mendatangi Kementerian ESDM di Jakarta, Senin [09/08/2022].

Chandra menyebutkan mereka merupakan buntut dari beragam masalah yang melanda sektor pertambangan Sumsel dalam kurun satu tahun terakhir.

“Seperti pemindahan sungai tanpa izin, permasalahan limbah batubara dan reklamasi dalam aktivitas pertambangan. Lalu, pemberian Proper biru terhadap perusahaan tambang perusak lingkungan yang luput dari pengawasan Kordinator IT Sumsel serta penerapan good mining practice dengan maraknya fatality dalam beberapa waktu terakhir,” ujarnya.

Dirinya juga meminta Menteri ESDM segera melakukan audit investigatif terhadap kinerja mereka beserta jajaran yang tidak mampu dalam mengorganisir inspektur tambang penempatan Sumsel atas lemahnya hingga mengakibatkan kerusakan lingkungan dan menewaskan warga Sumsel.

Baca Juga:  Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

Ada dugaan lemahnya pengawasan tersebut, sambung Ketua Kawali Sumsel, disinyalir akibat adanya dugaan gratifikasi, dan atau kolusi, korupsi, dan nepotisme [KKN] dengan perusahaan perusak lingkungan dan pelanggar aturan.

“Kami juga mendesak agar Kementerian ESDM dapat mengembalikan wewenang pengawasan kegiatan pertambangan ke Pemprov Sumsel apabila tidak memiliki Inspektur tambang yang kompeten seperti saat ini,” terangnya.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Chandra menjelaskan, proses pembinaan dan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan di Sumsel yang tidak dilakukan dengan benar diprediksi dapat menimbulkan korban jiwa dari kalangan pekerja tambang lebih banyak lagi.

“Belum lagi dampak kerusakan lingkungan yang harus dialami masyarakat yang berada di sekitar kawasan tambang. Kami harap ada evaluasi menyeluruh atas berbagai kejadian pelanggaran yang terjadi,” tandasnya.

Sebelumnya, Kawali Sumsel telah menggelar aksi di Kantor Gubernur Sumsel, Senin [1/8].

Laporan Wahyu KF | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎
FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani
Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat
Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI
Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81
Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81
Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas
Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:21 WIB

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81

Berita Terbaru

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Sastra

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:47 WIB

Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.

Advertorial

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:21 WIB