COVID-19 Meningkat di Tiongkok, WNI Kesulitan Cari Sembako

- Jurnalis

Senin, 26 Desember 2022 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas keamanan dengan pakaian pelindung berdiri di gerbang kompleks perumahan yang dikunci saat pandemi Covid-19 berlanjut di Beijing, 22 Oktober 2022. (Foto: REUTERS)

Petugas keamanan dengan pakaian pelindung berdiri di gerbang kompleks perumahan yang dikunci saat pandemi Covid-19 berlanjut di Beijing, 22 Oktober 2022. (Foto: REUTERS)

Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) mencatat sebanyak 250 juta penduduk di Tiongkok diduga terinfeksi Covid-19 selama Desember 2022. Houdy menduga tingginya kasus Covid-19 ini karena pelonggaran yang dilakukan Pemerintah Tiongkok beberapa waktu lalu. “Banyak orang yang sakit keluar rumah, makanya kasus langsung naik,” terang dia.

Baca Juga:  ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Tingginya kasus Covid-19 di Tiongkok berdampak pada roda ekonomi, terutama untuk keberlangsungan usaha. Terkait hal itu, kata Houdy, Pemerintah Tiongkok masih menjajaki untuk memberikan keringanan pajak kepada masyarakat. “Kalau dulu pada waktu Lockdown, Pemerintah Tiongkok sempat meringankan pajak,” terangnya.

Baca Juga:  ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Di sisi lain, ia mengungkapkan perayaan Natal di Tiongkok tidak semeriah pada tahun sebelumnya. “Itu karena lonjakan kasus Covid-19 pada tahun ini,” pungkas dia. (JFA)

Berita Terkait

Ketua PMI Palembang Ajak Warga Jadikan Donor Darah Gaya Hidup Sehat, Bukan Sekadar Aksi Sosial
Baru 37,78 Persen Pekerja Palembang Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Ratu Dewa Minta Perusahaan Lebih Patuh
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:27 WIB

Baru 37,78 Persen Pekerja Palembang Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Ratu Dewa Minta Perusahaan Lebih Patuh

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Berita Terbaru