Cafe di Kecamatan IB 1 Tuai Laporan Banpol, Aktivitas Dihentikan

- Jurnalis

Minggu, 25 Juni 2023 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unit Patroli Subdit Gasum [UPSG] di bawah Pimpinan Iptu Avuf Pinarcoyo selaku Kanit IV Siturjawali Ditsamapta bergerak cepat mendatangi lokasi, dan menghentikan aktivitas Cafe tersebut.

Unit Patroli Subdit Gasum [UPSG] di bawah Pimpinan Iptu Avuf Pinarcoyo selaku Kanit IV Siturjawali Ditsamapta bergerak cepat mendatangi lokasi, dan menghentikan aktivitas Cafe tersebut.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Timbulkan keramaian hingga mengeluarkan suara bising di pertengahan pemukiman penduduk, Cafe di Kecamatan Ilir Barat 1 dilaporkan masyarakat. 

Laporan tersebut dilayangkan melalui aplikasi Banpol [bantuan polisi] Polda Sumsel, tentang salah satu Cafe di Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang diduga mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat [Kamtibmas] pada Minggu dini hari, 25 Juni 2023.

Alhasil, Unit Patroli Subdit Gasum [UPSG] di bawah Pimpinan Iptu Avuf Pinarcoyo selaku Kanit IV Siturjawali Ditsamapta bergerak cepat mendatangi lokasi, dan menghentikan aktivitas Cafe tersebut.

Baca Juga:  Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar

“Dari Command Center mendapatkan laporan pengaduan masyarakat tentang gangguan Kamtibmas. Kita mendapat laporan melalui Aplikasi Banpol, terjadi gangguan masyarakat tentang keramaian dan suara bising yang di sebabkan oleh salah satu cafe. Di mana cafe tersebut berada di tengah perumahan penduduk,” ungkap Direktur Samapta Polda Sumsel Kombes Pol Budi Mulyanto SIK MH melalui Kasubdit Gasum Dit Samapta Polda Sumsel AKBP Sutrisno kepada WIDEAZONE.com.

Mendapatkan laporan tersebut, ujar AKBP Sutrisno, UPSG Ditsamapta Polda Sumsel bergerak cepat menuju ke lokasi dan segera menghentikan aktifitas cafe tersebut.

Baca Juga:  Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

Menurutnya, Cafe tersebut diduga kuat melakukan pelanggaran Perda Sumsel 2/2017 pasal 28 tentang ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. “Unit patroli telah memerintahkan Owner atau pengurus untuk menghentikan aktivitas kegiatan malam ini,” ujar Kasubdit Gasum.

“Kemudian pengurus dibawa ke Unit Tipiring Subdit Gasum Ditsamapta Polda Sumsel berikut saksi-saksi untuk di keterangan,” tambahnya. 

Laporan Suherman | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB