Akibatnya, bendungan menjadi penuh dan tidak dapat menampung air sehingga terjadi banjir bandang. “Air meluap dan menjebol bendungan kemudian mengalir dengan volume besar membawa sisa-sisa gelondongan kayu besar,” katanya.
Karhutla juga terjadi di sejumlah gunung di Pulau Jawa seperti Ciremai, Bromo, Sumbing, Gede, dan Lawu. Menurut Abdul, 99 persen bencana tersebut disebabkan oleh faktor kelalaian manusia.
Baik itu kebakaran di lahan gambut, pemukiman, maupun pegunungan. “Misalnya membuang puntung rokok sembarangan, api unggun yang tidak dijaga, dan lainnya,” ucapnya. (JFA)
Halaman : 1 2

















![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)

