Bertemu Muhammadiyah, PBNU Pastikan Tidak Bahas Capres-Cawapres 2024

- Jurnalis

Jumat, 26 Mei 2023 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (kanan) saat menerima jajaran PP Muhammadiyah di Kantor PBNU di Kramat Raya 164, Jakarta, Kamis (25/5/2023)

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (kanan) saat menerima jajaran PP Muhammadiyah di Kantor PBNU di Kramat Raya 164, Jakarta, Kamis (25/5/2023)

WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) memastikan, pertemuannya dengan PP Muhammadiyah tidak membahas capres-cawapres Pilpres 2024. Ini karena Pilpres 2024 bukanlah urusan PBNU dan Muhammadiyah, meski menjadi ormas Islam terbesar di Indonesia itu.

Baca Juga:  Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026

“Bukan urusan kami kok, enggak ada. Kami nggak mau ikut-ikutan soal itu (Pilpres 2024),” kata Gus Yahya saat ditemui awak media di Kantor PBNU, jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (25/5/2023).

Bahkan, Gus Yahya menegaskan, sampai detik ini belum ada satu parpol peserta Pemilu 2024 yang datang ke PBNU. Menurutnya, PBNU bukanlah tempat berdialog soal politik jelang pesta demokrasi lima tahunan itu.

Baca Juga:  DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja

“Ya enggak ada. Sowan (silaturahmi parpol) ngapain juga,” ucap Gus Yahya.

Berita Terkait

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎
DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja
Partai Buruh EXCO Banyuasin Terima Kunjungan Kesbangpol, Bahas Peran Strategis Parpol
Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan
Sulsel Jadi Provinsi Ketujuh Rampungkan Verifikasi Administrasi Partai Gerakan Rakyat
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:06 WIB

DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:15 WIB

Partai Buruh EXCO Banyuasin Terima Kunjungan Kesbangpol, Bahas Peran Strategis Parpol

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:28 WIB

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan

Berita Terbaru