Bermula dari Gudang, UMK Batik Binaan PTBA Sukses Naik Kelas

- Jurnalis

Selasa, 6 Juni 2023 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lela, seorang warga Tanjung Enim, memberanikan diri untuk mendirikan usaha kerajinan batik dengan nama LA Batik Kujur pada awal 2019 setelah sebelumnya mengikuti pelatihan membatik yang diselenggarakan PT Bukit Asam Tbk [PTBA].

Lela, seorang warga Tanjung Enim, memberanikan diri untuk mendirikan usaha kerajinan batik dengan nama LA Batik Kujur pada awal 2019 setelah sebelumnya mengikuti pelatihan membatik yang diselenggarakan PT Bukit Asam Tbk [PTBA].

WIDEAZONE.com, TANJUNG ENIM | Lela, seorang warga Tanjung Enim, memberanikan diri untuk mendirikan usaha kerajinan batik dengan nama LA Batik Kujur pada awal 2019 setelah sebelumnya mengikuti pelatihan membatik yang diselenggarakan PT Bukit Asam Tbk [PTBA].

Dengan modal awal sebesar Rp10 juta yang didapat dari orang tua, Lela membeli alat dan bahan secukupnya. Mulanya produksi batik kujur dilakukan Lela di gudang kecil belakang rumah yang bersebelahan dengan kandang ayam.

Bahkan proses pewarnaan kain harus dilakukan di sungai dengan membawa semua alat dan bahan karena keterbatasan tempat. Berbagai macam kendala dihadapi Lela saat memulai usaha batik kujur.

Pada 2020, Lela memutuskan untuk bergabung menjadi Mitra Binaan PTBA. Ia memperoleh pinjaman dari Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil [PUMK] dari PTBA sehingga dapat membuat dan memperluas tempat produksi menjadi lebih layak, menambah alat serta bahan batik seperti pembuatan gawangan dan bak permanen untuk mewarnai kain.

Baca Juga:  Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Sejak bergabung menjadi Mitra Binaan PTBA, Lela mengaku mulai aktif mengikuti pameran dan bazar yang diselenggarakan Perusahaan maupun instansi lain yang sangat menguntungkan. LA Batik Kujur bisa dikenal masyarakat luas. Pesanan pun sedikit demi sedikit mulai meningkat.

“Saya sebagai pelaku usaha sangat terbantu dengan adanya Program PUMK sehingga membuat usaha yang saya dirikan dari nol dapat berkembang lebih baik. Selain itu saya terlibat aktif juga dalam pelatihan mengenai usaha dan bisnis yang diselenggarakan oleh Tim Rumah BUMN Bukit Asam. Pelatihan-pelatihan yang diberikan sangat bermanfaat untuk menjalankan bisnis dengan lebih baik dan update,” kata Lela.

Berkat pembinaan dari PTBA, omzet penjualan produk LA Batik Kujur meningkat pesat. Lela mengaku sangat berterima kasih kepada PTBA yang sudah membantu pelaku usaha kecil seperti dirinya dalam meningkatkan usaha.

“Semoga PTBA selalu memberikan kesempatan kepada para Usaha Mikro dan Kecil [UMK] lokal untuk dapat mengembangkan produknya, serta membuka peluang untuk masyarakat dalam Program PUMK Perusahaan,” ujar Lela.

Baca Juga:  Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

LA Batik Kujur merupakan usaha di bidang kriya batik yang mengangkat motif khas salah satu dusun di Kabupaten Muara Enim, yakni Dusun Tanjung Enim. Kegiatan usaha dimulai dari pemilihan bahan sampai ke proses finishing, yaitu penjemuran dan pengemasan kain.

Produk yang dijual, di antaranya berupa kain batik, selendang batik, baju batik, syal batik, serta produk turunan batik lainnya seperti tas, dompet, dan kipas.

Sepanjang 2022, PTBA telah menyalurkan dana Program PUMK kepada 109 Mitra Binaan yang berasal dari sektor industri, perdagangan, perikanan, perkebunan, pertanian, peternakan, dan jasa.

PTBA juga telah melakukan berbagai upaya pembinaan untuk UMK, di antaranya kegiatan pengawasan dan pelaporan, pelatihan dan pembinaan dalam rangka peningkatan kapasitas UMK Binaan, fasilitasi dalam promosi produk, serta studi banding ke UMK sukses. [AbV/red]

Berita Terkait

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Federal Oil Edukasi Pengguna Motor Matic di Palembang Lewat Feders Gathering 2026
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:27 WIB

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Berita Terbaru