Bastari: Tim Terpadu Sasar 12 Titik Rawan Banjir

- Jurnalis

Kamis, 17 Maret 2022 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang [PUPR] Palembang bersama Kodim 0418 terjun langsung ke titik lokasi utama rawan banjir.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang [PUPR] Palembang bersama Kodim 0418 terjun langsung ke titik lokasi utama rawan banjir.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang [PUPR] Palembang bersama Kodim 0418 terjun langsung ke titik lokasi utama rawan banjir.

“Kita memberikan ruang untuk air serta aliran air yang selama ini terganggu menjadi lancar sehingga genangan air akan berkurang dari tinggi, luas dan waktu genangan,” ungkap Kadis PUPR Palembang H Achmad Bastari Yusak ST MT IPM ASEAN Eng bersama Komandan Kodim 0418 Palembang Letkol Inf Sumarlin Marzuki SE saat meninjau dan mengurai langsung genangan air di Jalan Kapten A Rivai – Simpang Polda – R Soekamto, Kamis [17/3/2022].

Baca Juga:  Ketua DPRD Kota Prabumulih dan CP Sepakat Damai

Bastari mengatakan kegiatan ini sudah dimulai sejak 5 Januari 2022 yang lalu, dan ini rutin kita laksanakan saat intensitas hujan meningkat serta pasca hujan.

Upaya tersebut, jelas Bastari, kami membentuk tim terpadu untuk Pemantauan bersama di 12 titik banjir. “Sehingga koordinasi terkait permasalahan tersebut dapat teratasi segera,” ujarnya.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang [PUPR] Palembang bersama Kodim 0418 terjun langsung ke titik lokasi utama rawan banjir.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang [PUPR] Palembang bersama Kodim 0418 terjun langsung ke titik lokasi utama rawan banjir.

Selain itu, sambung Kadis PUPR, tim sosialisasi yang selalu bergerak bersama, mendatangi dan mengingatkan masyarakat agar tidak membangun atau mendirikan bangunan.

Baca Juga:  Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

“Imbauan diberikan sebagai sosialisasi bagi masyarakat agar tidak melakukan hal yang berdampak pada penyumbatan saluran air, sungai maupun saluran lainnya,” jelasnya.

Sementara, Komandan Letkol Inf Sumarlin Marzuki menyampaikan sesuai dengan Undang Undang [UU] TNI tentang Penanggulangan Bencana, doktrin 8 wajib TNI, bagaimana membantu, mempelopori kesulitan pemerintah daerah [Pemda], masyarakat di sekitarnya.

“Serta sesuai perintah Kasad untuk membantu, mendukung pemda dan masyarakat dalam mengatasi permasalahan yang terjadi,” tegasnya. [Abror Vandozer]

Berita Terkait

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak
Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa
Direktur Perumda Prabumulih Dipolisikan Soal Dugaan Penggelapan Dana Taping Gas
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:34 WIB

Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:27 WIB

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:13 WIB

Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak

Berita Terbaru