BANYUASIN TIMUR HARUS BERKEMBANG JADI KABUPATEN SENDIRI

- Jurnalis

Rabu, 12 Juni 2019 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, BANYUASIN — Harapan sejumlah pihak yang menginginkan agar wilayah Kabupaten Banyuasin segera dimekarkan kembali merebak.

Sebab ada beberapa kawasan yang terlalu jauh dari pusat kekuasaan selalu tertinggal dan membutuhkan perhatian dari Pemkab Banyuasin.

Menurut Amrizal (36), warga Kecamatan Muara Sugihan, Banyuasin Timur berada jauh dari Kota Pangkalan Balai, ibukota Pemkab Banyuasin.

“Setidaknya, kebijakan pemerintah untuk mambangun daerahnya agak tertinggal dibanding wilayah yang dekat dengan kekuasaan,” kata Amrizal saat dimintai keterangannya oleh Wideazone.com, Rabu (12/6/2019).

Sebagai pemuda setempat, Amrizal sangat mendukung adanya wacana pengembangan kawasan Banyuasin Timur yang agak tertinggal dibanding wilayah berdekatan dengan pusat kekuasaan.

Menurut dia, para pemuda di Banyuasin Timur sangat mendukung perwujudan wacana untuk pengembangan wilayah di timur Banyuasin.

Baca Juga:  Viral! Merokok Kala RDP, Anggota DPRD Banyuasin Disorot: Etika Dipertanyakan ‎

Hingga saat ini ia dan kawan-kawannya, seperti Ardiansyah, siap mendukung maksud baik tersebut.

“Kita hanya mendukung teman-teman wakil rakyat untuk merealisasi harapan kita,” ujar warga Desa Daya Murni Jalur 16 itu, tersenyum.

Menurut Amrizal, untuk mengurus surat-surat penting ke kota Kabupaten, warga Banyuasin Timur harus melewati ibukota provinsi (Palembang).

“Ini tidak masuk akal. Keadaan seperti ini hanya terjadi di Kabupaten Banyuasin,” tegasnya.

Terkait wacana itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Banyuasin (DPRD Banyuasin) Emi Sumirta hakikatnya sangat mendukung gagasan itu

“Namun untuk mengembangkan Banyuasin Timur lepas dari Kabupaten Banyuasin, tak cukup dari upaya anggota parlemen saja, tapi harus diperkuat adanya suara rakyat dari bawah,” kata Emi.

Baca Juga:  Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center

Sebagai putra daerah yang lahir dari kawasan perairan, kata Emi, ia punya kewajiban untuk memperjuangkannya melalui jalur legislatif.

Menurut Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di DPRD Banyuasin tersebut, wacana untuk mengembangkan kawasan Banyuasin Timur sudah lama mengemuka ke permukaan.

“Namun saya yakin, untuk mewujudkan harapan itu membutuhkan proses yang sangat panjang. Karena itu saya siap menperjuangkannya melalui jalur legislatif,” tegasnya.

Bahkan untuk mewujudkan Banyuasin Timur menjadi kabupaten harus diperjuangkan secara ekstra keras. (anto narasoma)

Berita Terkait

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong
Viral! Merokok Kala RDP, Anggota DPRD Banyuasin Disorot: Etika Dipertanyakan ‎
Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas
Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:04 WIB

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 8 September 2026 - 10:09 WIB

MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB