Apriansyah, Pencipta Lagu Daerah Butuh Perhatian Pemerintah

- Jurnalis

Senin, 5 Agustus 2019 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MESKI sudah bekerja dan menciptakan lagu sendiri, namun hingga sekarang belum ada perhatian dari pemerintah. Padahal sejumlah lagu ciptaannya itu telah menyentuh kearifan lokal.

“Lagu-lagu yang saya ciptakan itu satu upaya untuk mengangkat nilai-nilai kedaerahan. Harusnya Pemerintah Kabupaten Muara Enim memberi dukungan,” ujar Apriansyah (37) saat dihubungi Wideazone.com, Senin (5/8/2019).

Meski jauh sebelum Apriansyah sudah banyak lagu daerah yang populer sepetti Mutek Tihau, Dirut dan Kebile-bile, seharusnya lagu -lagu daerah yang baru diciptakan itu dibantu untuk melengkapi kekayaan lagu daerah.

“Saya sudah menggarap lebih dari 10 lagu berbahasa Muara Enim. Saya tak ingin mengatakan bahwa lagu yang sudah diciptakan itu sangat andal. Tapi kita akan usahakan untuk mengangkat nama daerah,” katanya.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Pencipta Lagu Daerah Muara Enim - Apriansyah
Pencipta Lagu Daerah Muara Enim – Apriansyah

Lagu-lagu hasil ciptaannya antara lain, Melemang, Ngubai, Anta Tue, Sahak Adak Sebandong Dekde, Aina, Punai Siolan, Empai Pacak, Kecici Berambai Due, Ngantat Rente dan Tanjungenim Kota Wisata.

Meski kerja keras untuk memposisikan sepuluh lagu itu masih jauh dari pencapaian yang maksimal, namun harapan Apriansyah agar Pemkab Muaraenim dapat membantunya.

Lagu-lagu ini memanh sarat dengan nilai tradisi. Sayangnya, pemerintah belum melirik upayanya. Padahal ada tradisi yang mulai punah dan “dilupakan” masyarakat. Apa itu?

“Contohnya ngumbai. Bagi warga Muara Enim, ngumbai merupakan tradisi memancing atau menangkap ikan secara beramai-ramai dengan memggunakan jaring panjang. Nah tradisi ini sekarang sudah dilupakan masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Maka sebagai seniman musik daerah, Apriansyah mencoba mengangkatnya lagi. Sebab tradisi ini benar-benar memberikan kontribusi yang baik bagi masyarakat Muara Enim.

Ada satu lagi tradisi religik yang juga jarang dikenang orang. “Itulah tradisi malam menyambut bulan Muharam yang dilakukan umat Islam setempat,” katanya.

Meski tak mempunyai banyak modal, hingga saat ini ia telah memdapat kepingan MP3. Meski sudah digarap secara serius, namun proyek itu belum selesai karena terbentur biaya. Apalagi sampai ke tahapan recording mastering. “Kami perlu bantuan,” katanya. (agus putra luntar)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel
Sekda Sumsel Edward Candra Buka Sumsel Budaya Run 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pelestarian Budaya
Nama Bursah Zarnubi Mencuat, Dinilai Layak Maju Calon Gubernur Sumsel

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Senin, 13 Juli 2026 - 11:25 WIB

Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Berita Terbaru