Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Ogan Ilir

- Jurnalis

Rabu, 24 Februari 2021 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HUJAN lebat disertai angin kencang telah mengakibatkan puluhan rumah rusak berat di 3 Desa, yakni Lubuk Keliat, Ulak Kembahang, dan desa Embacang, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. 

HUJAN lebat disertai angin kencang telah mengakibatkan puluhan rumah rusak berat di 3 Desa, yakni Lubuk Keliat, Ulak Kembahang, dan desa Embacang, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. 

HUJAN lebat disertai angin kencang telah mengakibatkan puluhan rumah rusak berat di 3 Desa, yakni Lubuk Keliat, Ulak Kembahang, dan desa Embacang, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. 

Buruknya cuaca berdampak rusaknya 28 unit rumah di tiga desa, Kecamatan Lubuk Keliat dengan sebagian besar mengalami rusak berat. “Angin kencang yang melanda kecamatan Lubuk Keliat menyebabkan 28 unit rumah rusak berat tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian tersebut,” ungkap Sekretaris BPBD Sumsel Anshori melalui pesan elektronik dan sambungan Whatsapp, Rabu (24/2/2021) malam.

Baca Juga:  Jamaah Muslimin Desak Pemerintah Tuntut Pertanggungjawaban Zionis Israel Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI
Kondisi rumah rusak setelah diterjang angin kencang
Kondisi rumah rusak setelah diterjang angin kencang

 

Dikatakan Anshori, upaya penanganan dilakukan Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ogan Ilir (TRC BPBD OI) dengan melakukan kajian cepat mengumpulkan data rumah rusak dalam kejadian angin kencang.

“Plh Bupati OI bersama Kapolda Sumsel didampingi Dinsos Provinsi Sumsel, Kapolres OI, Kalaksa BPBD OI, Dinkes OI dan Baznas OI meninjau korban bencana angin kencang di desa Ulak Kembahang dan juga memberikan bantuan kepada 8 kepala keluarga korban bencana berupa paket sembako, selimut, kelambu dan uang,” ujarnya.

Kebutuhan mendesak saat ini, sambung Sekretaris BPBD Sumsel, yakni sembako, sandang dan material bangunan untuk perbaikan rumah. “Untuk lokasi yang terdampak sulit dijangkau karena berada di daerah rawa serta jarak rumah yang berjauhan,” jelasnya.

Baca Juga:  Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar menjauhi bangunan, pepohonan saat terjadinya cuaca buruk (angin kencang). “Karena, ini bentuk pencegahan, supaya masyarakat tetap waspada akan bencana yang tidak kita ketahui kapan datangnya. Juga, material bangunan ketika diterpa angin kencang akan roboh dan berdampaknya terhadap mereka yang berada di sekitar bangunan atau pepohonan,” imbaunya.

Laporan Rosita Dewi

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Pemprov Sumsel dan Bank Sumsel Babel Kolaborasi Dorong UMKM Lokal Melalui Hiburan Rakyat dan Undian Super Grand Prize Pesirah
Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan Mendirikan Perusahaan Pers Adalah HAM
Tragedi dr Myta Aprilia Azmy, IKA-FK Unsri Desak Kemenkes Audit Wahana Internship
Skandal Razia Liar Dishub Palembang: 19 Oknum Petugas Terancam Sanksi Berat
Hari Pendidikan Nasional: Negara Jangan Lari dari Kewajiban
Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Masa Bakti Diperpanjang
Sidang Praperadilan Narkotika di Palembang Disorot: Kuasa Hukum Ungkap Surat Penahanan Cacat Formil
Kejati Sumsel Kembali Ganyang Aset PT KMM, Mesin Bathcing Plant Disita

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:59 WIB

Pemprov Sumsel dan Bank Sumsel Babel Kolaborasi Dorong UMKM Lokal Melalui Hiburan Rakyat dan Undian Super Grand Prize Pesirah

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:43 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan Mendirikan Perusahaan Pers Adalah HAM

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:24 WIB

Tragedi dr Myta Aprilia Azmy, IKA-FK Unsri Desak Kemenkes Audit Wahana Internship

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:08 WIB

Skandal Razia Liar Dishub Palembang: 19 Oknum Petugas Terancam Sanksi Berat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:31 WIB

Hari Pendidikan Nasional: Negara Jangan Lari dari Kewajiban

Berita Terbaru