Ancaman Kebakaran Akibat Kemarau Ekstrem, KASAD Dudung: Buka Lahan Jangan Dibakar

- Jurnalis

Sabtu, 9 September 2023 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staf Angkatan Darat [KASAD] Jenderal TNI Dr Dudung Abdurachman bersama Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan [Rakor Karhutla] 2023 di Posko Karhutla Kantor BPBD Provinsi Sumsel, Jumat 8 September 2023 pagi.

Kepala Staf Angkatan Darat [KASAD] Jenderal TNI Dr Dudung Abdurachman bersama Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan [Rakor Karhutla] 2023 di Posko Karhutla Kantor BPBD Provinsi Sumsel, Jumat 8 September 2023 pagi.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Ancaman kebakaran akibat kemarau yang ekstrem sebagaimana prakiraan BMKG perlu menjadi perhatian semua pihak untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya karhutla.

“Termasuk di dalamnya memberikan edukasi pada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” kata Kepala Staf Angkatan Darat [KASAD] Jenderal TNI Dr Dudung Abdurachman bersama Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan [Rakor Karhutla] 2023 di Posko Karhutla Kantor BPBD Provinsi Sumsel, Jumat 8 September 2023 pagi.
 
Dukungan kekuatan TNI/Polri, jelas KASAD Dudung, mulai dari wilayah terkecil di tingkat desa sangat penting dalam memberikan edukasi pada masyarakat agar tidak membuka praktik membuka lahan pertanian dengan cara membakar.

Baca Juga:  KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Lahan Gambut Tersebar di Tujuh Kabupaten Sumsel

Di hadapan KASAD, Gubernur Herman Deru menyebut di Sumsel, Kabupaten  Ogan Komering Ilir [OKI] merupakan salah satu wilayah kerap menjadi langganan terjadinya karhutla utamanya di saat musim kemarau. Hal itu dikarenakan Wilayah Kabupaten OKI banyak memiliki lahan gambut dengan luasan mencapai 638.379  hektar.
 
“Kabupaten OKI ini Jenderal, sejak dulu sudah kita ingin mekarkan, kita bisa bayangkan luasnya Kabupaten OKI itu sama dengan satu provinsi di daerah lain, medannya juga sangat luar biasa, lahan gambutnya sangat luas,” kata Herman Deru.

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru