WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Mulai dari pelanggaran undang undang perlindungan anak, pencurian hingga pelaku pembunuhan. Meski di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) mereka tetap mendapat hak belajar sebagaimana lazimnya siswa lainya. Seperti yang dilakukan LPKA kelas II Pakjo Palembang yang memfasilitasi sekolah filial yang menginduk di SMP Negeri 22 Palembang. Para Napi ini diberikan pembelajaran oleh guru SMPN 22 dengan mata pelajaran sama seperti sekolah umum lainnya.
Dalam menghadapi UN 2019, Sekitar 7 orang binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) anak kelas II A Palembang dipastikan akan mengikuti Ujian Nasional (UN) tingkat SMP yang bakal digelar bulan April mendatang.
Kepala SMPN 22 Palembang Nurbaiti,M.Pd mengatakan, dirinya sangat bangga melihat semangat anak LPKA yang begitu serius belajar untuk menghadapi UN. Sesuai dengan UU tahun 2012 tentang pembinaan anak di usia sekolah harus terus dilakukan. Baik itu tingkat SMP atau SMA sederajat. Oleh karena itu pihaknya memberikan pelajaran yang sama bagi siswa SMPN 22 terutama dalam menghadapi UN yang akan digelar pada bulan April mendatang, para anak LPKA Ini juga diberikan pelajaran tambahan, bahkan pada saat ujian nanti mulai ujian praktik, USBN dan UN mereka mendapatkan hak yang sama.
“Dalam memberikan pembelajaran Andikpas sejauh ini tidak ada kendala, karena mereka sama hak nya seperti anak SMPN 22 mengikuti proses belajar dengan guru guru nya juga sama dari SMP 22 ini, begitu juga untuk persiapan mereka dalam menghadapi UN nantinya akan kita pantau hingga selesai mereka mengikuti UN,”ujarnya.
Nubaiti juga mengungkapkan, dengan keseriusan pengurus LPKA anak Palembang ini yang memfasilitas para anak di lembaga pemasyarakatan tersebut. “Hal ini patut menjadi percontohan bagi LPKA anak lainnya. Mereka begitu ingin memberikan pendidikan bagi anak-anak yang tersandung hukum agar supaya apabila mereka telah bebas dapat diterima dimasyarakat dan dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi,”ujarnya.
“Mereka para napi ini memiliki hak untuk mengenyam pendidikan, bagaimanapun mereka memiliki masa depan sama dengan anak anak lainya, “pungkasnya. (ken)




![Video anggota DPRD Banyuasin berinisial SY dari Fraksi Gerindra yang terlihat merokok saat Rapat Dengar Pendapat [RDP] berlangsung viral di media sosial.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260826-WA0021-225x129.jpg)

![Kantor Pusat Perumda Tirta Musi Palembang. [Gambar: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260811-WA0009-225x129.jpg)



![Video anggota DPRD Banyuasin berinisial SY dari Fraksi Gerindra yang terlihat merokok saat Rapat Dengar Pendapat [RDP] berlangsung viral di media sosial.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260826-WA0021-129x85.jpg)

![Kantor Pusat Perumda Tirta Musi Palembang. [Gambar: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260811-WA0009-129x85.jpg)



![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)


