Ajang ADWI 2021, Wisata Apar Pariaman Lokasi Pertama Divisitasi

- Jurnalis

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

desa wisata (dewi) Apar di kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) menjadi lokasi pertama yang dikunjungi dan dinilai dengan didasari pada tujuh kategori lomba serta klasifikasi dewi. (Photo: Kemenparekraf)

desa wisata (dewi) Apar di kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) menjadi lokasi pertama yang dikunjungi dan dinilai dengan didasari pada tujuh kategori lomba serta klasifikasi dewi. (Photo: Kemenparekraf)

MEMASUKI tahapan 50 besar desa wisata terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), desa wisata (dewi) Apar di kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) menjadi lokasi pertama yang dikunjungi dan dinilai dengan didasari pada tujuh kategori lomba serta klasifikasi dewi.

Visitasi dilakukan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno bersama dewan juri, Jumat (27/8/2021).

“ADWI merupakan salah satu upaya yang dilakukan Kemenparekraf dalam mewujudkan desa wisata sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, dan berkelanjutan,” kata Sandiaga.

Dikatakan Menparekraf, desa wisata merupakan simbol kebangkitan ekonomi nasional dan desa wisata merupakan tren terbaru pariwisata pascapandemi yang berbasis nature and culture. Yaitu fokus pada alam terbuka dan budaya.”Kita bisa lihat Desa Wisata Apar Kota Pariaman, betapa besarnya potensi pariwisata dan ekonomi kreatif. Mulai dari pantainya yang indah dan bersih, track mangrove, konservasi penyu, juga yang tidak kalah menarik adalah STIB (Sekolah Tinggi Ilmu Baruak),” jelasnya, seperti dilansir dari laman kemenparekraf.

Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati rindangnya hutan mangrove yang dilengkapi dengan tracking mangrove, gazebo insta spot, menelusuri hutan mangrove dengan perahu kano, menara pandang, hingga hewan-hewan yang ada di dalam kawasan wisata Apar.

Baca Juga:  8 Maret 2026 Tenggat Waktu Calon Ketua DPC PKB se-Sumsel 2026-2031

Desa Wisata Apar juga memiliki hamparan pantai yang biru nan bersih, menurut Sandiaga, memiliki sunset yang indah dan konservasi penyu. Kuliner yang menjadi ciri khas Desa Wisata Apar adalah mengolah buah mangrove menjadi minuman dan makanan. Untuk kriya atau kerajinan tangan ekonomi kreatif dengan kearifan lokal ada pada menyulam dengan benang emas dan kerajinan batang pisang.

“Jadi kita bisa lihat di desa wisata Apar hari ini, bahwa ini adalah satu program yang sangat menyentuh masyarakat. Desa wisata ini programnya tidak mengawang, tapi konkret serta tepat manfaat, tepat sasaran, dan tepat waktu. Memberikan sentuhan kepada masyarakat yang membutuhkan. Jadi kita sekarang fokus ke desa wisata yang jadi program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” ungkapnya.

Desa Wisata Apar diharapkan dapat menjadi daya ungkit bagi ekonomi desa dan sebagai wahana promosi untuk menunjukkan potensi desa-desa wisata di Indonesia kepada wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Serta mendorong daerah untuk dapat menciptakan desa wisata-desa wisata baru di wilayahnya yang dapat membangkitkan ekonomi desa. “Ini adalah simbol kebangkitan kita, dan saya yakin kita akan mampu menghasilkan desa wisata yang memiliki potensi untuk menjadi keunggulan kita ke depan,” tuturnya.

Baca Juga:  Ribuan Warga di Takziah 40 Hari Wafatnya Sang Pelopor Sekolah & Berobat Gratis

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy, mengatakan, Sumatra Barat menjadi provinsi yang terbanyak mendaftarkan desa wisatanya di ajang ADWI 2021. Tercatat ada 231 desa wisata yang mendaftar di ajang ADWI 2021. “Melalui seleksi ini kita berharap Desa Wisata Apar menjadi desa wisata nomor satu di Indonesia. Dan kehadiran Pak Menteri akan membantu mengekspos pariwisata Sumatera Barat secara nasional,” kata Audy Joinaldy.

Sementara Wali Kota Pariaman, Genius Umar, mengatakan, pariwisata menjadi salah satu penunjang yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman tumbuh positif sebesar 3 persen di semester I tahun 2021. Hal itu menunjukkan masyarakat Pariaman siap dalam menunjang kebangkitan ekonomi melalui pariwisata.”Kami harapkan desa wisata ini Apar ini menjadi percontohan. Tidak hanya di Sumatera Barat tapi juga di Indonesia karena di Pariaman ini masyarakatnya memiliki mental juara, juga aktif menjaga lingkungan,” kata Genius Umar.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Pariaman, Madison Mahyuddin;  Kadispar Sumatera Barat, Novrial; Kadisparbud Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono; Ketua Dewan Juri ADWI 2021 Azril Azahari; serta Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf/Baparekraf,  Indra Ni Tua.

Berita Terkait

Empat Atlet Disabilitas Palembang Dapat SIM D Gratis, Bukti Layanan Inklusif Polri
Bersih-bersih Narkotika di Sumsel: 163 Tersangka Diringkus dan Ribuan Gram Sabu Disita
Rangkap Jabatan: Alarm Bahaya Birokrasi dan Penyimpangan Kekuasaan
Transaksi CFN! Gunakan QRIS Bank Sumsel Babel Langsung Discount
Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat: Pers Indonesia Berduka
Skandal Korupsi Berantai Anggaran Pemilu 2024 di Sumsel, JAKOR Seret KPU-Bawaslu hingga BPBD ke Meja Hukum
Nama Bursah Zarnubi Mencuat, Dinilai Layak Maju Calon Gubernur Sumsel
Ketua DPRD Prabumulih Ikut Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:45 WIB

Empat Atlet Disabilitas Palembang Dapat SIM D Gratis, Bukti Layanan Inklusif Polri

Minggu, 19 April 2026 - 14:13 WIB

Bersih-bersih Narkotika di Sumsel: 163 Tersangka Diringkus dan Ribuan Gram Sabu Disita

Minggu, 19 April 2026 - 07:28 WIB

Rangkap Jabatan: Alarm Bahaya Birokrasi dan Penyimpangan Kekuasaan

Minggu, 19 April 2026 - 03:47 WIB

Transaksi CFN! Gunakan QRIS Bank Sumsel Babel Langsung Discount

Sabtu, 18 April 2026 - 08:07 WIB

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat: Pers Indonesia Berduka

Berita Terbaru