WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Miris, tiga bulan rumah warga di Maskarebet Jalan Arinisalon RT 38 RW 11 Keluarahan Karya Baru, Kecamatan Alang Alang Lebar, Palembang dikepung banjir.
Bahkan, dari 10 rumah, satu rumah terdampak parah dengan genangan air mencapai satu meter lebih.
Sempat terjadi kericuhan antar warga dengan pihak perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang [PUPR] Palembang dari tim sosialisasi PHL saat mengunjungi lokasi untuk melakukan pembersihan di sekitar lokasi.
“Baleklah kamu galo-galo, biarlah kami sekeluargo mati di sini terendam banjir [pulanglah kalian semuanya, biarkan kami mati semuanya], bila hanya survei bersih-bersih,” ujar Heni [45] meluapkan kekesalannya dengan kondisi rumahnya dimasuki banjir lebih satu meter dan suaminya [Beli] tengah sakit, Minggu 14 September 2025.
Heni menyebut rumahnya telah digenangi banjir selama tiga bulan ini. Pihak kecamatan pernah [kemarin] merencanakan pembersihan, namun mendapat kabar batal, tapi hanya bersih-bersih bukan di lokasi titik [banjir].
“Setelah viral di media sosial [medsos], Pemerintah dari Kelurahan, Kecamatan hingga PUPR baru turun,” ketusnya.
“Lihatlah, kondisi sekaligus perabot hancur semuanya akibat banjir yang tak kunjung surut,” keluh dia.
Senada, Hadi [69] mengatakan banyak janji-janji yang dilontarkan, seperti Zein selaku Lurah kala itu, yang akan buat bendungan, dikeruk itu sudah seringkali, tak terkecuali kepemimpinan Wali Kota sebelumnya [Harnojoyo], belum terealisasi.
“Nah, puncaknya sejak Juli hingga masuk September ini, tak butuh lama, 5 menit dapur sudah tenggelam, apalagi rumah bu Heni itu,” ujarnya.
Kami sedih, jelas Hadi, bila malam hari, kami sangat prihatin dengan kondisi semacam ini. “Sudah 7 tahun mengalami hal ini,” sebutnya.
Ketua RT 38, Darsono mengungkap prihatin dengan keadaan warganya, pihaknya telah membuat usulan-usulan ke pihak kelurahan dan kecamatan, sebenarnya itu sudah ditanggapi responsip, tapi hingga saat ini mungkin belum sampai gilirannya.
Soal penyebab banjir, jelas Darsono, salah satunya ada pembangunan di samping Gudang Garam, terdapat tanah yang ditimbun. “Nampaknya, banyak sekali tanah timbunan tersebut masuk pada parit. Sebelumnya kondisi itu belum parah, ditambah guyuran hujan hingga tidak hujan pun genangan banjir tak kunjung surut,” ungkapnya.
Ia menambahkan usulan ini sebenarnya telah masuk di Musrenbang [Musyawarah Perencanaan Pembangunan].
Selenjutnya….Prioritas Banjir, hingga Usulan Lisan Tidak Diproses
Halaman : 1 2 Selanjutnya



![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-225x129.jpg)
![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-225x129.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-225x129.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)

![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-129x85.jpg)
![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-129x85.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-129x85.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)


![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)
