Kwon-Byeon Pelajari Budaya dan Bahasa Indonesia di SMA Plus Negeri 17

- Jurnalis

Selasa, 8 Oktober 2019 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru pose bersama Kepala Sekolah, Guru Pengajar SMA Negeri Plus Negeri 17 Palembang, dua guru dari Negara Korea,  Ibu Kwon Hye Won, Ibu Byeon Hyeonee, beserta siswa-siswi SMA Negeri Plus 17  Palembang

Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru pose bersama Kepala Sekolah, Guru Pengajar SMA Negeri Plus Negeri 17 Palembang, dua guru dari Negara Korea, Ibu Kwon Hye Won, Ibu Byeon Hyeonee, beserta siswa-siswi SMA Negeri Plus 17 Palembang

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Program pertukaran guru tingkat Internasional dari Kementerian Pendidikan Nasional, merupakan sesuatu yang sangat membanggakan.

Sebab ada sembilan guru SMA se-Sumatera Selatan yang di berangkatkan ke Korea Selatan. Sedamgkan dari Korea Selatan terdapat sembilan guru yang belajar kebudayaan dan Bahasa Insonesia di Sumsel.

Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Plus Negeri 17 Palembang, DR Parmin SPd MM, mengatakan ada dua guru Korea yang bergabung di sekolahnya.

“Kedua guru wanita itu, Ibu Kwon Hye Won dan Ibu Byeon Hyeonee,” ujar Parmin didampingi Wakil Kepala Bidang Humas, Dra Ria Wilastri MM ke pada Wodeazone.com, di ruang kerjanya, Senin (7/10/2019).

Menurut Parmin, dipilhnya SMA Plus Negeri 17 Palembang oleh Kemendiknas dalam program pertukaran guru tingkat internasional itu telah membangun persepsi yang membanggakan bagi kualitas sekolahnya.

Baca Juga:  Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Sebab dalam pergaulan sehari-hari sebagai pengajar, sikap Kwon Hye Won dan Byeon Hyeonee sangat baik. Selain telah memberikan meteri ajaran terkait ilmu yang mereka kuasai, kedua guru pun dengan ikhlas mengajarkan dasar-dasar bahasa Korea.

Gubernur Sumsel H Herman Deru menyambut dua orang Guru Asal Negara Korea yang akan mengajar di SMA Plus Negeri 17 Palembang
Gubernur Sumsel H Herman Deru menyambut dua orang Guru Asal Negara Korea yang akan mengajar di SMA Plus Negeri 17 Palembang

“Keadaan ini tentu memberikan nilai tambah bagi siswa kita,” ujar Parmin, tersenyum.

Sementara Ria Wilastri membahkan, awalnya pihak SMA Plus Negeri 17 telah memberi penjelasan bahwa Sumsel, terutama Kota Palembang, tak banyak memiliki sentra kebudayaan seperti daerah lain di Sumatera aeperti Padang, Medan, Riau dan Bangka Belitung.

“Namun justru kedua guru wanita itu tetap memilih SMA Plus Negeri 17 karena mereka menganggap sekolah kita cukup referesentatif. Karena itu mereka lebih memilih sekolah kami,” jelas Ria.

Selain itu, katanya, Kwon dan Byeon dijelaskan bahwa dampak kemarau selalu asap dampak dari pembakaran hutan dan lahan, namun keduanya tetap berkukuh untuk belajar dan mengajar di sini.

Baca Juga:  Tempat Sampah Terbakar! Kobaran Api Merambat ke Area Rawa Macan Lindungan

Ria yang didampingi mentor kedua guru Korea, Trisna Aditama SPd, mengatakan Kwon dan Byeon senang mempelajari cara dan sikap guru SMA Plus Negeri 17 memberikan materi pelajaran yang diajarkan.

Menurut Ria, kedua guru bukan untuk mempelajari bidang kebudayaan murni seperti melakukan pendekatan terhadap benda-benda peninggakan kebudayaan seperti situs, prasasti serta patung megalitik

“Mereka itu hanya belajar tentang tata cara belajar dan mengajar sehari-hari. Artinya mereka belajar sikap dan perilaku sehari-hari guru kita saat mengajar,” katanya.

Menjawab tentang metode yang diajarkan ke mereka, Ria memgatakan pihaknya menggunakan tiga bahasa, Inggis, Insonesia dan bahasa Korea Selatan. (abror vandozer/anto narasoma)

Berita Terkait

Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Berita Terbaru