Mahasiwa dan Aparat Bentrok, Gas Air Matapun Ditembakkan

- Jurnalis

Selasa, 24 September 2019 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa Sumsel yang terlibat bentrok dengan petugas di lapangan, Selasa (24/09/2019)

Aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa Sumsel yang terlibat bentrok dengan petugas di lapangan, Selasa (24/09/2019)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumsel terlibat bentrok dengan aparat, aksi unjuk rasa mahasiswa berlangsung di depan gedung DPRD Sumatera Selatan (24/9/2019).

Terpantau mahasiswa dengan aparat kepolisian saling lempar batu kemudian aparat membalas dengan tembakan gas air mata dan water canon.

Ribuan mahasiswa pun terus berdatangan, bahkan aksi ini akan terus berlanjut hingga ada perwakilan anggota DPRD Sumatera Selatan yang menemui mahasiswa.

Baca Juga:  Cik Ujang Calon Tunggal Demokrat Sumsel, DPP Putusan Akhir
Photo : Hanny
Photo : Hanny

“Kita disini untuk menyampaikan penolakan RKUHP, Revisi Undang-undang KPK, serta beberapa tuntutan lainnya,” ujar Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Rudianto Widodo.

Selain dari UIN Raden Fatah, ribuan mahasiswa juga berasal dari berbagai universitas lainnya di Sumatera Selatan. Mulai dari Universitas Sriwijaya, Universitas PGRI, Universitas Muhammadiyah, hingga Universitas Bina Darma.

Baca Juga:  Sekda Edward Candra Pastikan Pelayanan Maksimal, Dampingi Menteri Haji Tinjau Jamaah Kloter PLM 10

Aksi yang dilakukan ini bertepatan dengan pelantikan 75 anggota DPRD Sumatera Selatan yang akan berlangsung siang ini. Karena itu, mahasiswa yang mencoba masuk ke area gedung DPRD tertahan di gerbang gedung.

Ribuan mahasiswa pun memblokade jalan POM IX Palembang. Sehingga akses Lalulintas terhambat dan dialihkan ke jalan lain.

 

Laporan: Hanny

Berita Terkait

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize
Open House Idul Adha 1447 Wagub Cik Ujang Buka Rumah Dinas untuk Semua Kalangan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB