WIDEAZONE.COM, BANDUNG | Anggota Bawaslu Puadi mengatakan dalam konsep budaya pemilu yang harmonis, nilai-nilai budaya yang ada di Indonesia dijadikan instrumen positif untuk mewujudkan pemilu yang damai dan harmonis.
Sebab menurutnya Indonesia adalah bangsa yang majemuk dengan berbagai budaya, agama, dan suku yang bersatu untuk mencapai stabilitas politik demi tujuan nasional, kemajuan masyarakat, dan kesejahteraan.
“Bawaslu berupaya mendesain ulang sistem pemilu berbasis budaya, yang bertujuan untuk mewujudkan pemilu harmonis, pemilu berbasis budaya,” dalam forum Global Network on Electoral Justice (GNEJ) Scientific Committee Meeting di Bandung, Rabu (6/12/2023).
Dikatakan Puadi, dalam konsep budaya pemilu harmonis terdapat beberapa faktor. Di antaranya, lanjut dia, mendorong dialog yang terbuka dan konstruktif antara kandidat, partai politik, dan masyarakat untuk memperkaya saling pengertian dan mengurangi ketegangan politik.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






![Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0023-225x129.jpg)

![Festival Perahu Bidar Tradisional [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0010-225x129.jpg)



![Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0023-129x85.jpg)





![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)
