A2PN Desak Kejati Sumsel Tangkap Koruptor Jalan Cor Pemulutan

- Jurnalis

Jumat, 19 Juli 2019 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Angka korupsi di Indonesia saat ini sangat tinggi. Tak heran apabila korupsi di Indonesia berada di urutan ke empat se-Asia. Ketua Aliansi Anti Perampok Uang Negara (A2PN) Sumatera Selatan, Ing Suardi, mengatakan peringkat itu terjadi karena lemahnya penegakkan hukum terhadap pelaku korupsi (koruptor).

“Lemahnya penegakkan hukum dari Kejaksaan Negeri, Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Agung, membuat para koruptor tak segan-segan untuk merampok uang negara,” tegas Ing Suardi ke pada Wideazone.com, Jumat (19/7/2019).

Menurut Suardi, akibat lemahnya penegakkan hukum saat ini, membuat oknum penguasa negeri ini berlomba-lomba menggasak harta negara.

Baca Juga:  Wagub Cik Ujang Dorong INKINDO Sumsel Inovatif dan Adaptif Hadapi Perubahan Zaman
Ketua A2PN - Ing Suardi (Chakuk)
Ketua A2PN – Ing Suardi (Chakuk)

“Seolah tindak korupsi oleh para oknum tersebut menjadi budaya yang sulit dikikis,” tegas Suardi yang akrab dipanggil Chakuk.

Ia juga menyontohkan tindakan korupsi di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir yang melaksanakan pembangunan proyek jalan cor yang menggunakan dana alokasi khusus (DAK) APBN 2018 senilai Rp 19 miliar.

‘Minggu lalu, Kejati Sumsel telah menyita sejumlah berkas PUPR OI, terkait proyek itu,” urai Chakuk.

Sebagai pengurus A2PN Sumsel, kata Chakuk, pihaknya akan mendukung apa yang dilakukan para penyidik Kejati Sumsel menangani kasus itu.

Baca Juga:  Dukungan Investasi Soal Integrasi Tol Menuju Pelabuhan Tanjung Carat Rp26 Triliun

“Kami akan terus memantau kinerja Kejati Sumsel yang berusaha untuk memberantas kasus korupsi proyek jalan cor APBN 2018 tersebut,” kata Chakuk.

Demi tegaknya supremasi hukum di Sumatera Selatan, A2PN Sumsel akan berusaha maksimal untuk membantu menguak siapa-siapa saja yang terlibat dalam korupsi proyek itu.

“Kami juga akan mendesak pihak Kejati Sumsel untuk menahan para pelaku korupsi proyek jalan cor itu,” tegas Chakuk. (abror vandozer)

Berita Terkait

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize
Open House Idul Adha 1447 Wagub Cik Ujang Buka Rumah Dinas untuk Semua Kalangan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB