Tindak Kekerasan, Disdiknas Sumsel Bentuk Tim Investigasi

- Jurnalis

Kamis, 18 Juli 2019 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disdiknas Sumsel, Widodo

Kepala Disdiknas Sumsel, Widodo

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Tewasnya siswa SMA Taruna Indonesia Palembang, Delwyn Berli Julindro (14) mendapat perhatian penuh dari Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Disdiknas) Sumsel Widodo. Dalam kasus itu, pihak Disdiknas Sumsel akan membentuk tim untuk mendalami kasus kematian siswa SMA Taruna Indonesia tersebut.

“Kita akan membentuk tim komprehensif melibatkan unsur-unsur lain di luar Disdiknas Sumsel. Misalnya unsur anggota masyarakat sehingga dapat memberi stimulan bagi sekolah SMA Taruna Indonesia tersebut,” ujar Kepala Disdiknas Sumsel, Widodo, di ruang kerjanya, Kamis (18/7/2019).

Menurut Widodo, kualitas SMA Taruna Indonesia harus disupport secara sempurna, sehingga kurikulum yang memuat adanya contens kekerasan harus dihapus.

Meskipun di awal persentasenya terdapat ketentuan sebesar 30 persen, kata Widodo, diterima hanya 10 persen.

“Ini tidak signifikan. Apalagi target yang dicapai siswa sekolah itu masuk secaba dan bukan akademi kepolisian atau akademi militer. Ini bagian penting,” katanya.

Baca Juga:  Herman Deru Apresiasi Pembangunan Fly Over dan Jalan Khusus Batubara PT Baturona Adimulya

Jadi, kata Widodo, apakah kegiatan yang berbentuk kekerasan fisik itu masih diprogramkan? Menurut dia, nama sekolah itu boleh saja Taruna Indonesia, tapi tidak boleh adanya kekerasan dalam dunia pendidikan.

“Melatih fisik boleh saja. Tapi memaksa orang agar melakukan kekerasan fisik itu tidak boleh dilakukan,” katanya.

Widodo mengaku sudah bertemu dengan dokter yang merawat Delwyn, namun belum diperoleh keterangan terkait kematian siswa SMA Taruna Indonesia tersebut

Sebab, kata Widodo, sebelumnya Delwyn dirawat di tempat lain. Setelah kondisinya semakin buruk barulah anak itu dipindahkan ke RS RK Charitas.

Karena itu pihak RS RK Charitas meminta hasil diagnosa dari pihak rumah sakit sebelumnya. Widodo mengatakan ada ginjal tidak berfungsi. Sedangkan organ lainnya seperti jantung dan pangkreas. “Ini pun belum dirujuk dari informasj sebelumnya dari rumah sakit yang melakukan operasi sebelumnya,” ujar Widodo.

Baca Juga:  Sekda Edward Candra Tegaskan Sistem Merit Sumsel Fokus Dampak Layanan

Terkait adanya anjuran agar sekolah SMA Taruna Indonesia ditutup, Widodo menyatakan, itu suatu hal yang terburuk. Namun ia tidak menginginkan itu.

“Yang terbaik adalah kita harus membenahi dan menghilangkan hal-hal buruk yang telah terjadi. Misalnya ada kekerasan fisik hingga menimbulkan eskalasi kebencian,” tukasnya.

Widodo mengatakan, untuk proses belajar dan mengajar akan tetap diteruskan. Namun dalam program belajar mengajar itu harus menghilangkan kekerasan fisik. Menurut Widodo, pihaknya tidak boleh mengintervensi proses pendidikan di SMA Taruna Indonesia. Apalagi tim untuk melakukan investigasi terkait adanya kekerasan di sekolah itu tinggal menunggu surat keputusannya. (abror vandozer/ anto narasoma)

Berita Terkait

Gubernur Herman Deru Tekankan Peran SOIna sebagai Ajang Penguatan Kepercayaan Diri Anak Berkebutuhan Khusus
Gubernur Herman Deru–Wagub Cik Ujang Tekankan Peran Strategis Damkar–Satpol PP dan Satlinmas untuk Masyarakat
Sekda Edward Candra Hadiri Gala Dinner, Wamendagri Tekankan Peran Strategis Aparatur Hadapi Tantangan Global
Hadiri Forbisda 2026, Gubernur Herman Deru Tantang Pemuda Sumsel Jadi Penggerak Ekonomi
Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Kredit Guru Bersertifikasi
SMP Negeri 41 Palembang Terapkan ‘Double Shift’ Ruang Kelas Terbatas
Gubernur Herman Deru dan wagub Cik Ujang Tegaskan Komitmen Usai LKPJ 2025 Disetujui DPRD

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 23:53 WIB

Gubernur Herman Deru Tekankan Peran SOIna sebagai Ajang Penguatan Kepercayaan Diri Anak Berkebutuhan Khusus

Kamis, 30 April 2026 - 20:05 WIB

Gubernur Herman Deru–Wagub Cik Ujang Tekankan Peran Strategis Damkar–Satpol PP dan Satlinmas untuk Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 19:54 WIB

Sekda Edward Candra Hadiri Gala Dinner, Wamendagri Tekankan Peran Strategis Aparatur Hadapi Tantangan Global

Kamis, 30 April 2026 - 19:46 WIB

Hadiri Forbisda 2026, Gubernur Herman Deru Tantang Pemuda Sumsel Jadi Penggerak Ekonomi

Kamis, 30 April 2026 - 19:12 WIB

Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak

Berita Terbaru